Musim Hujan Tiba, Pemkab Bandung Tebar Peringatan Darurat Banjir dan Longsor
Senin, 02 Nov 2026, 18:20 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ilham Nugraha.
BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, memperkuat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan dengan menginstruksikan seluruh perangkat daerah hingga tingkat camat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, untuk mengantisipasi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Kabupaten Bandung, Senin (2/11), mengatakan langkah pencegahan dan koordinasi lintas wilayah perlu diperkuat untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana terhadap masyarakat.
“Upaya mitigasi juga harus terus disosialisasikan kepada masyarakat. ASN harus hadir bukan hanya sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran dan ketangguhan masyarakat. Kita perlu membangun kesiapsiagaan sejak dini agar risiko dan dampak bencana dapat ditekan,” katanya.
Ia meminta seluruh perangkat daerah, khususnya para camat, meningkatkan kewaspadaan serta memastikan langkah antisipasi dilakukan sejak dini, termasuk melalui sosialisasi mitigasi dan koordinasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Kabupaten Bandung mencatat 40 kejadian bencana sepanjang 1 Januari hingga 27 Oktober 2026, dari total 488 kejadian yang terjadi di seluruh wilayah Jawa Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara keseluruhan BPBD Jawa Barat mencatat 114 kejadian cuaca ekstrem, 108 banjir, dan 84 tanah longsor hingga periode tersebut, yang menunjukkan beragam ancaman bencana hidrometeorologi masih perlu diantisipasi selama musim hujan.
Arahan tersebut disampaikan Dadang saat memimpin Apel Bulanan November 2026 di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, yang dirangkaikan dengan pelepasan peserta Pelatihan Teknis Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Satuan Polisi Pamong Praja Tahun 2026.
Ia berharap peningkatan kapasitas personel Satlinmas melalui pelatihan tersebut dapat mendukung perlindungan masyarakat dan membantu penanganan kondisi darurat secara profesional, disiplin, serta mengutamakan keselamatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!