Jelang Peralihan Musim, Pemerintah Kota Banjarbaru Tingkatkan Mitigasi Banjir

Senin, 02 Nov 2026, 14:29 WIB

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, meningkatkan mitigasi ancaman banjir jelang peralihan musim kemarau ke musim penghujan, seiring mulai meredanya kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembersihan dan normalisasi saluran drainase serta sungai untuk mengurangi potensi genangan, terutama pada kawasan rawan banjir yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

Ket. Foto: Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby ketika melaksanakan Shalat Istisqa di halaman Balai Kota Banjarbaru. Senin (2/11/2026). — Sumber: ANTARA

"Alhamdulillah, kita di Banjarbaru sudah beberapa kali mengalami hujan yang cukup deras, dan sampai saat ini kita merasakan untuk kabut asap sendiri sudah melandai," kata Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby usai melaksanakan Salat Istisqa di halaman Balai Kota Banjarbaru, di Banjarbaru, Senin.

Dia mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa bersama Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) menjadi ikhtiar masyarakat untuk memohon hujan.

Lisa mengatakan pemerintah daerah kini juga mengalihkan perhatian pada kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dengan melakukan pembersihan dan normalisasi drainase serta sungai sebagai langkah mengantisipasi peningkatan debit air saat musim hujan.

Penanganan genangan di Jalan Ahmad Yani juga menjadi perhatian pemerintah daerah melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional agar penanganan kawasan tersebut dapat dilakukan secara terpadu.

"Untuk genangan air yang ada di Jalan A. Yani, tentunya bukan hanya dengan pemerintah provinsi, kita ke balai jalan juga sudah ada koordinasi untuk penanganan," katanya.

Sebelumnya, Pemkot Banjarbaru bersama DPC KBB menggelar Salat Istisqa yang dipimpin imam KH Muhammad Wildan Salman dan diikuti pejabat pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat Muslimin dan Muslimat se-Kota Banjarbaru.

Presiden Kerukunan Bubuhan Banjar Sadunia Sahbirin Noor mengajak seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi siklus bencana tahunan, baik kebakaran saat kemarau maupun banjir ketika memasuki musim penghujan.

"Kalau musim kemarau itu pasti kebakaran, kalau musim hujan banjir, jadi kita sudah tahu dan tinggal mengantisipasi saja lagi. Dan rajin kata kuncinya, rajin turun ke lapangan," ujar Sahbirin.

Melalui langkah mitigasi dan koordinasi lintas instansi tersebut, pemerintah daerah berharap penanganan bencana tidak hanya dilakukan ketika kejadian berlangsung, tetapi juga melalui pemeliharaan infrastruktur drainase secara rutin untuk mengurangi risiko banjir dan melindungi masyarakat.

  • Pemkot Banjarbaru
  • awal musim hujan

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.