Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hubungan Sehat Tak Harus Terbuka Sepenuhnya, Privasi Pribadi Tetap Perlu Dijaga

2 Senin, 02 Nov 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hubungan Sehat Tak Harus Terbuka Sepenuhnya, Privasi Pribadi Tetap Perlu Dijaga Hubungan Sehat Tak Harus Terbuka Sepenuhnya, Privasi Pribadi Tetap Perlu Dijaga Doc: Antara
Ket. Ilustrasi liburan bersama pasangan.

Jakarta - Keterbukaan kerap dianggap sebagai salah satu kunci hubungan romantis yang sehat. Namun, membagikan seluruh pikiran dan pengalaman pribadi kepada pasangan ternyata tidak selalu memperkuat keintiman. Hubungan juga membutuhkan ruang privasi dan batasan pribadi.

Profesor filsafat sekaligus mantan Presiden Universitas Haifa, Aaron Ben-Ze’ev, Ph.D., dalam tulisannya di laman Psychology Today pada Sabtu (31/10), menjelaskan bahwa pasangan dapat memiliki hubungan yang dekat tanpa harus mengungkapkan seluruh kehidupan pribadi masing-masing.

Menurut Ben-Ze’ev, pandangan romantis yang menganggap pasangan sebagai dua individu yang harus selalu menyatu dapat mendorong pemahaman berlebihan tentang keterbukaan. Padahal, setiap orang tetap memiliki identitas, keinginan, ingatan, dan pemikiran pribadi.

Dia menjelaskan bahwa keintiman memang membutuhkan keterbukaan dan kesediaan untuk berbagi informasi personal. Namun, hal itu bukan berarti seseorang harus menghilangkan seluruh batas privasinya.

Keterbukaan tanpa pertimbangan justru dapat berpotensi menyakiti pasangan. Mengungkapkan setiap pikiran yang muncul, termasuk fantasi sesaat atau kekesalan sementara, belum tentu memberikan manfaat bagi hubungan.

Ben-Ze’ev mengatakan keintiman yang sehat juga melibatkan kemampuan memahami informasi apa yang perlu disampaikan, kapan waktu yang tepat untuk membicarakannya, serta hal-hal yang sebaiknya tetap menjadi urusan pribadi.

Dia juga membedakan privasi dan kerahasiaan dalam hubungan. Privasi berkaitan dengan hak seseorang untuk memiliki ruang pribadi dan menjaga batasan. Sementara itu, kerahasiaan dapat merujuk pada informasi yang sengaja disembunyikan dari pasangan, meskipun pasangan tersebut memiliki alasan yang wajar untuk mengetahuinya.

Mengutip penelitian Christian Klesse dan Jenn van Hooff pada 2025 yang diterbitkan dalam jurnal The Sociological Review, Ben-Ze’ev menjelaskan bahwa kerahasiaan dalam hubungan intim memiliki konteks yang beragam. Meski demikian, hal tersebut tidak berarti kebohongan atau pengkhianatan dapat dibenarkan.

Menurut dia, pasangan perlu menemukan keseimbangan antara keterbukaan dan privasi. Keterbukaan yang berlebihan dapat mengganggu otonomi pribadi, sedangkan privasi yang terlalu besar juga berpotensi mengurangi keintiman.

Hubungan yang sehat, tulis Ben-Ze’ev, memungkinkan seseorang dikenal secara mendalam tanpa harus kehilangan ruang untuk tetap menjadi dirinya sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Kaum Muda Harus Unggul dala...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

36 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.