Demi Keselamatan Pengunjung, Pemkab Trenggalek Relokasi Kafe yang Beroperasi di Bahu Jalan
Senin, 02 Nov 2026, 23:35 WIBTRENGGALEK -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur, menyiapkan relokasi sejumlah kafe dan warung yang beroperasi di bahu Jalan Brigjen Sutran ke kawasan Food Court Pasar Pon untuk meningkatkan keselamatan pengunjung sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Trenggalek, Senin, mengatakan relokasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menata aktivitas usaha sekaligus menghidupkan kawasan ruang terbuka hijau di sekitar Pasar Pon.
"Kami bertemu dengan beberapa pengusaha kafe dan restoran yang sebelumnya juga berminat membuka usaha di sini. Dari banyaknya peminat, kami fokuskan kepada mereka yang membutuhkan, termasuk warung-warung yang harus pindah karena alasan keselamatan, seperti yang berada di ruang milik jalan Brigjen Sutran," kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu.
Ia menjelaskan keberadaan usaha di bahu jalan tidak sesuai dengan peruntukan ruang milik jalan dan berpotensi membahayakan pedagang maupun pengunjung.
Karena itu, lanjutnya, pemerintah daerah menyiapkan lokasi alternatif di Food Court Pasar Pon agar kegiatan usaha tetap dapat berjalan di tempat yang lebih aman.
Menurut dia, pemanfaatan kawasan tersebut juga bertujuan menjadikan aset pemerintah lebih produktif sekaligus menyediakan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berekspresi.
Pemkab Trenggalek menyiapkan konsep kawasan kuliner menyerupai food hall dengan melibatkan sejumlah merek usaha makanan dan minuman.
Pengelolaannya dirancang secara kolektif atau komunal sehingga masing-masing pelaku usaha dapat menjalankan kegiatan bisnis secara bersama-sama.
Mas Ipin mengatakan para pelaku usaha yang telah dikumpulkan memberikan respons positif terhadap rencana pemanfaatan bangunan dan kawasan tersebut.
Pemerintah daerah juga memberikan kesempatan penggunaan aset tanpa biaya sewa pada tahun pertama. Namun, biaya operasional seperti listrik dan kebutuhan pendukung lainnya tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pelaku usaha.
"Kota yang baik itu kalau asetnya produktif dan warganya bisa berekspresi di dalam kota," ujar dia.
Ia menambahkan kawasan Food Court Pasar Pon memiliki sejumlah potensi pendukung untuk menarik pengunjung, antara lain lokasi yang berdekatan dengan terminal dan pasar, ruang terbuka hijau, serta amfiteater mini yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas maupun pertunjukan.
Kawasan tersebut juga memungkinkan pengembangan tempat duduk luar ruangan dan didukung ketersediaan area parkir.
Pengunjung dapat memanfaatkan area parkir di sekitar Pasar Pon maupun lokasi parkir di sepanjang ruas jalan yang telah ditandai.
Ia berharap pemanfaatan kawasan tersebut dapat menciptakan ruang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, aman, dan produktif bagi masyarakat Trenggalek.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kenaikan Harga BBM Picu Aksi Blokade Jalan di Italia
-
Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian alam
-
KKP Tangkap Kapal Asing Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal Tujuan Hong Kong
-
Mengintensifkan Perawatan RTH untuk Mencegah Pohon Tumbang
-
Polres Metro Bekasi Bangun Kawasan Budidaya Ikan dan Ayam untuk Dukung Program MBG
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.