Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sekjen PBB Ungkap 3 Miliar Orang Belum Miliki Hunian Layak

1 Minggu, 01 Nov 2026, 14:50 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Ungkap 3 Miliar Orang Belum Miliki Hunian Layak Sekjen PBB Ungkap 3 Miliar Orang Belum Miliki Hunian Layak Doc: RRI/Retno Mandasari
Ket. Sekjen PBB Antonio Guterres

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan perhatian serius terhadap krisis perumahan global yang kini dihadapi oleh lebih dari setengah populasi dunia. Peringatan tersebut disampaikan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kota Sedunia yang mengusung tema perumahan layak harian.

Dalam pesan resminya, Guterres membeberkan realitas suram terkait kondisi permukiman global saat ini. Ia mencatat miliaran manusia di berbagai belahan dunia masih belum mendapatkan akses hunian yang memadai, sementara wilayah perkotaan terus digerus oleh tantangan zaman.

"Pada Hari Kota Sedunia ini, kita dihadapkan pada kenyataan yang suram: lebih dari 3 miliar orang kekurangan akses terhadap perumahan yang layak. Termasuk 1,1 miliar orang yang tinggal di permukiman informal," ujar Sekjen Guterres dikutip dari pernyataan resmi Sabtu (31/10).

Sekjen PBB menambahkan kota-kota modern yang menjadi tempat tinggal bagi mayoritas umat manusia kini dihadapkan pada berbagai tekanan berat. Mulai dari masalah lingkungan yang menua, lonjakan biaya hidup, hingga ancaman risiko klimatologis yang kian intensif.

Sebagai solusi atas persoalan tersebut, Guterres mendorong penerapan konsep regenerasi perkotaan secara menyeluruh. Melalui revitalisasi kawasan yang ada, pemerintah dapat memperluas ketersediaan hunian, memperbaiki infrastruktur publik, serta membangun kota yang jauh lebih tangguh dan inklusif.

"Urban regeneration menawarkan jalan ke depan. Langkah merevitalisasi kawasan perkotaan yang ada akan memungkinkan penciptaan perumahan tambahan sekaligus peningkatan fasilitas umum bagi masyarakat luas,” kata Sekjen Guterres.

Secara khusus, Sekjen PBB menekankan bahwa rumah bukan sekadar tempat berlindung fisik semata, melainkan fondasi utama dalam meredam ketimpangan sosial. Guterres lantas mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berinvestasi dalam regenerasi kota demi mewujudkan hunian yang aman, hijau, dan terjangkau bagi setiap warga negara. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
PT KAI Buka Pemesanan Tiket...
Megapolitan
BPS: Indeks Pembangunan Gen...

Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Merahasiakan Tanggal Ulang Tahun Anda

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Ini Alasan Mengapa Sebaikny...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.