Minang Geopark Run 2026 Jadi Ajang Promosi Wisata Daerah
Minggu, 01 Nov 2026, 14:50 WIBBUKITTINGGI â Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat, menilai ajang Minang Geopark Run (MGR) 2026 berpotensi meningkatkan promosi pariwisata daerah sekaligus memperkenalkan daya tarik kota itu kepada peserta dari berbagai daerah.
âMelalui kegiatan ini, Bukittinggi memiliki kesempatan untuk menunjukkan keunggulan daerah, mulai dari destinasi wisata, kekayaan budaya hingga keramahan masyarakat. Kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan turut memperluas pengenalan Bukittinggi sebagai tujuan wisata,â kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Bukittinggi, Minggu (01/11).
Ia mengatakan dengan hadirnya ribuan peserta dari berbagai daerah memberi keuntungan besar bagi Kota Bukittinggi dan masyarakatnya khususnya pelaku ekonomi.
"Angka 3.800 orang pelari yang terdaftar itu besar, mereka memberikan dampak positif untuk hotel dan penginapan, pedagang dan UMKM tentunya ikut merasakan," kata dia.
Ia menyatakan promosi potensi dan daya tarik Bukittinggi ke tingkat internasional selalu menjadi perhatian pemerintah daerah dalam setiap penyelenggaraan kegiatan berskala besar yang berdampak terhadap perekonomian.
"Kita perlu event, tanpa event kita susah bergerak dan berkembang. Memperkenalkan kota ini tidak boleh surut, dengan ramainya Bukittinggi maka peluang kerja juga terbuka dan ekonomi meningkat," ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkot ikut memberikan bantuan fasilitas dan anggaran senilai Rp 350 juta untuk terselenggaranya MGR 2026.
Ia mengungkapkan penyelenggaraan MGR 2026 turut memberikan dampak ekonomi bagi pedagang lokal melalui peningkatan kunjungan peserta ke kawasan pusat perdagangan di Bukittinggi.
"Juga kami minta ke panitia agar pengambilan nomor dada pelari dialihkan ke Gedung Pasar Atas, hasilnya luar biasa ramai. Tidak mungkin peserta lama mengantri tidak akan berbelanja," kata dia.
Ia mengatakan kegiatan dan pusat keramaian yang didominasi generasi muda ikut memberikan pendapatan asli daerah (PAD).
"Sebagai contoh, lingkungan warung modern dan kafe di Belakang Balok sebagai tempat berkumpulnya anak muda, itu memberi PAD dari pajak senilai Rp 200 juta setiap bulannya," ujarnya.
Sementara Founder MGR Yv Tri Saputra mengatakan di tahun ke-9 penyelenggaraan, MGR 2026 hadir di Bukittinggi sebagai seri kedua dalam Geopark Run Series 2026â2027 setelah sukses dibuka melalui Ijen Geopark Run 2026.
"Event ini menjadi wujud konsistensi dalam menghadirkan sport tourism yang memberikan dampak positif terhadap promosi situs-situs geopark di Sumatera Barat, khususnya Geopark Ngarai Sianok yang sedang menuju pengakuan sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp)," kata dia.
Ia menambahkan MGR bukan sekadar perlombaan lari, tapi juga menjadi ajang kolaboratif untuk mempromosikan pariwisata berbasis pelestarian dan edukasi geologi, serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
- Minang Geopark Run 2026
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.