Marc Marquez Juara MotoGP Malaysia 2026, Selangkah Lagi Kunci Gelar Dunia

Minggu, 01 Nov 2026, 15:05 WIB

JAKARTA - Marc Marquez berhasil memenangkan balapan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026). Pebalap Ducati Lenovo Team tersebut tampil dominan selama 20 putaran dan finis di depan Pedro Acosta serta Alex Marquez yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Balapan utama Petronas Grand Prix Malaysia berlangsung dalam kondisi lintasan kering dengan suhu udara mencapai 36 derajat Celsius dan suhu aspal 57 derajat Celsius. Seluruh pebalap menggunakan ban Michelin Power Slick Soft untuk roda depan maupun belakang.

Ket. Foto: Marc Marquez berhasil memenangkan balapan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026). Pebalap Ducati Lenovo Team tersebut tampil dominan selama 20 putaran dan finis di depan Pedro Acosta serta Alex Marquez yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga. — Sumber: ANTARA

Alex Marquez memulai balapan dari posisi terdepan, diikuti Marc Marquez dan Pedro Acosta di barisan pertama. Namun, ketika balapan dimulai, Marc langsung mengambil alih pimpinan di tikungan pertama, diikuti Alex dan Ai Ogura.

Memasuki lap kedua, Marc mempertahankan posisi terdepan dengan keunggulan 0,28 detik atas Alex. Pedro Acosta berada di urutan ketiga, diikuti Ogura, sementara Augusto Fernandez mengalami kecelakaan.

Pada lap ketiga, jarak Marc dengan Alex bertambah menjadi 0,366 detik. Acosta masih membayangi di posisi ketiga, sedangkan Marco Bezzecchi berhasil naik ke urutan keempat setelah memperbaiki posisinya.

Persaingan di barisan depan semakin ketat ketika memasuki lap keempat. Marc memimpin dengan selisih sekitar 0,5 detik dari Alex yang mulai mendapat tekanan dari Acosta, sementara Bezzecchi tetap berada di posisi keempat.

Memasuki lap kelima dan keenam, Marc terus menjaga keunggulannya dari sang adik. Selisih waktu keduanya tercatat 0,35 detik pada lap kelima dan melebar menjadi 0,57 detik pada putaran berikutnya.

Marc Marquez Perlebar Jarak, Acosta Salip Alex

Pada lap ketujuh, Marc semakin nyaman memimpin dengan keunggulan 0,65 detik dari Alex yang masih berada di posisi kedua. Jarak tersebut terus bertambah menjadi 0,89 detik pada lap kedelapan dan mencapai 1,2 detik ketika balapan memasuki lap kesembilan.

Sementara Marc mulai menjauh, Acosta terus membayangi Alex dalam perebutan posisi kedua. Tekanan pebalap KTM tersebut akhirnya membuahkan hasil pada lap kesepuluh setelah berhasil menyalip Alex di sektor ketiga.

Manuver tersebut membuat Acosta naik ke posisi kedua, sedangkan Alex turun ke urutan ketiga. Pada saat bersamaan, Marc semakin memperlebar keunggulan dengan jarak sekitar 1,9 detik dari Acosta ketika memasuki lap ke-11.

Memasuki paruh kedua balapan, Marc semakin sulit dikejar oleh para pesaingnya. Jarak dengan Acosta mencapai dua detik pada lap ke-12 dan bertambah menjadi 2,3 detik pada lap ke-13, sementara Alex tetap mengamankan posisi ketiga.

Di belakang tiga besar, Bezzecchi dan Ogura melengkapi kelompok lima besar. Namun, persaingan juga diwarnai insiden ketika Diogo Moreira mengalami kecelakaan pada lap ke-14, sedangkan Joan Mir lebih dahulu masuk pit dan tidak melanjutkan balapan.

Pada lap ke-15, keunggulan Marc atas Acosta tercatat mencapai 2,46 detik. Selisih tersebut kembali melebar menjadi tiga detik pada lap ke-16, memperlihatkan dominasi pebalap Ducati Lenovo Team di fase akhir perlombaan.

Memasuki lap ke-17, Marc sudah unggul 3,4 detik dari Acosta yang masih menempati posisi kedua. Alex tetap bertahan di urutan ketiga dan berusaha menjaga posisinya hingga balapan berakhir.

Persaingan di belakang tiga besar kembali menarik pada lap ke-18 ketika Ogura berhasil menyalip Bezzecchi. Manuver tersebut diwarnai kontak yang menyebabkan winglet depan kiri pada motor Aprilia milik Ogura terlepas.

Memasuki lap ke-19, keunggulan Marc semakin besar dengan selisih 4,3 detik dari Acosta. Pada awal putaran terakhir, jarak tersebut kembali bertambah menjadi 4,4 detik sehingga Marc berada dalam posisi kuat untuk mengamankan kemenangan.

Setelah menyelesaikan 20 putaran, Marc akhirnya keluar sebagai juara MotoGP Malaysia 2026. Acosta finis kedua, Alex mengamankan podium ketiga, sedangkan Bezzecchi harus puas menyelesaikan balapan di posisi keenam.

20261101150002_race-motogp-sepang26.webp

Marc Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia di Qatar

Kemenangan di Sepang semakin memperkuat posisi Marc dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Ia kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 399 poin, unggul 44 poin dari Jorge Martin yang berada di peringkat kedua dengan 355 poin.

Martin tidak mengikuti balapan di Malaysia sehingga gagal menambah perolehan poinnya. Kondisi tersebut membuat Marc memiliki peluang untuk mengunci gelar juara dunia pada seri berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Qatar pekan depan.

Dengan selisih 44 poin, Marc memiliki modal penting untuk mempertahankan keunggulan di klasemen. Namun, kepastian gelar tetap bergantung pada hasil balapan berikutnya dan jumlah poin maksimal yang masih dapat diperebutkan dalam rangkaian kompetisi.

Seri Qatar pun berpotensi menjadi momen penentuan bagi Marc untuk memastikan gelar juara dunia MotoGP 2026. Jika mampu menjaga keunggulan poin sesuai perhitungan klasemen, pebalap asal Spanyol tersebut dapat mengamankan gelar sebelum musim berakhir.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.