Kejam! Balita Perempuan Tewas Dianiaya di Kebayoran Lama, Polisi Tangkap Pelaku
Minggu, 01 Nov 2026, 20:34 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Polsek Kebayoran Lama.
JAKARTA - Polisi mengamankan seorang pria inisial AR (22) terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang balita perempuan berusia satu tahun delapan bulan hingga meninggal dunia di kamar mandi umum dekat Stasiun Kebayoran Lama.
"Kami mendapat informasi dari warga terkait adanya dugaan kekerasan terhadap anak," kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Yuri di Jakarta, Minggu (1/11).
Yuri mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula saat polisi menerima laporan dari warga mengenai adanya dugaan kekerasan terhadap anak pada Minggu pagi.
Petugas kemudian mendatangi lokasi di sekitar Stasiun Kebayoran Lama dan menemukan seorang pria yang telah diamankan oleh warga bersama petugas Bhabinkamtibmas.
Dari pemeriksaan awal, polisi mendapat informasi bahwa ibu korban bersama seorang anak lainnya berada di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Diketahui jasad korban telah dikuburkan di kawasan semak-semak di sekitar Jalan Taman Bendungan Jatiluhur 5, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Dikarenakan tidak ada biaya untuk mengubur saksi bersama tersangka membawa ke sebuah tempat yang berada di Jalan Taman bendungan Jatiluhur 5, Bendungan Ilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat," ucapnya.
Yuri mengatakan polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dan memeriksa pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa itu.
Berdasarkan keterangan yang diterima, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 23.00 WIB.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tisu yang terdapat bercak darah serta sebuah ember atau bak mandi berwarna hitam.
Jenazah korban selanjutnya akan menjalani autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Polisi masih mendalami dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian dalam kasus tersebut.
Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan serta mengumpulkan bukti untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan penyebab kematian korban. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!