Banjir Aceh Barat Hancurkan Infrastruktur dan Seret Harta Benda

Minggu, 01 Nov 2026, 18:42 WIB

ACEH BARAT – Banjir bandang di Kabupaten Aceh Barat merusak infrastruktur seperti jalan, jembatan dan menghayutkan harta benda warga. Selain itu, rumah warga Desa Geudong, Kecamatan Sungai Mas juga rusak. “Rumah warga yang rusak ini milik Muhammad Safril di Desa Geudong, Kecamatan Sungai Mas,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Dharmawan kepada wartawan, Minggu.

Hingga Minggu sore, BPBD Aceh Barat juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana banjir tersebut. Dharmawan menjelaskan kondisi di lapangan menunjukkan intensitas hujan di wilayah Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat masih cukup tinggi.

Ket. Foto: banjir terus merusak — Sumber: ant

Sementara itu, debit air di Gampong/Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat dan sekitarnya terus menunjukkan peningkatan, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siaga. Sebagai langkah antisipasi bencana, BPBD Kabupaten Aceh Barat menyiagakan personel dan Tim Rescue di Posko Mako BPBD guna mengantisipasi langkah-langkah penanganan lanjutan.

Pihaknya juga berkolaborasi bersama TNI, Polri, RAPI Aceh Barat, UKM PK UTU, serta masyarakat untuk melakukan upaya yang dibutuhkan dalam menanggulangi bencana di lokasi banjir. Ada pun desa yang saat ini terdampak bencana alam di antaranya di Kecamatan Pante Ceureumen meliputi Desa/Gampong Keutambang, Gampong Lawet, Gampong Jambak, Gampong Puloe Teungoh, Gampong Lango, Gampong Canggai, serta Gampong Sikundo.

Khusus di Gampong Sikundo, kata dia, banjir menyebabkan badan jalan dan pagar sekolah dilaporkan tergerus air, kondisi arus sungai hingga Minggu siang masih terpantau tinggi. Di Kecamatan Sungai Mas, kata Dharmawan, empat desa juga terdampak dan dilanda banjir diantaranya di Desa/Gampong Tungkop, Gampong Kajeung, Gampong Lancong serta Gampong Geudong.

Sementara di Kecamatan Woyla Barat, banjir melanda Desa/Gampong Napai dengan kondisi debit air menunjukkan peningkatan signifikan dan rumah warga sudah mulai tergenang banjir.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah hilir seperti di Kecamatan Woyla Barat dan Pante Ceureumen, untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca dan intensitas hujan yang masih tinggi," ujar Dharmawan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.