Pembinaan Atlet Melalui Kompetisi Pelajar di Kupang
Sabtu, 31 Okt 2026, 17:47 WIBKUPANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur memperluas pembinaan atlet sejak usia dini melalui Kejuaraan Atletik Wali Kota Cup 2026 yang diikuti 124 pelajar dari 59 sekolah sebagai upaya menjaring bibit atlet potensial.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Kupang Hengky C. Malelak di Kupang, Sabtu, mengatakan Pemkot Kupang terus mendorong pengembangan olahraga sejak usia dini sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia.
âPrestasi tidak lahir secara instan. Seorang juara harus dipersiapkan sejak dini melalui latihan yang teratur, disiplin yang kuat, pendampingan pelatih yang kompeten, serta dukungan keluarga dan pemerintah,â ujarnya saat membuka Kejuaraan Atletik Wali Kota Cup 2026 di Stadion Oepoi, Kota Kupang.
Kejuaraan yang mengusung tema âMenyemai Bibit Juara Menyongsong PON XXII 2028â ini diikuti 124 pelajar dari 59 sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Selain kejuaraan atletik, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan eksibisi olahraga hoki sebagai upaya memperkenalkan dan mengembangkan cabang olahraga tersebut di kalangan pelajar.
Menurutnya, Wali Kota Cup bukan sekadar ajang memperebutkan medali atau menentukan siapa yang tercepat, tertinggi, dan terkuat.
âLebih dari itu, kejuaraan ini menjadi ruang pembentukan karakter, penanaman disiplin, penguatan sportivitas, sekaligus wadah menemukan bibit-bibit atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama daerah dan bangsa,â kata Hengky.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang memandang olahraga sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan kota tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus membentuk manusia yang sehat, tangguh, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Karena itu, menurutnya, cita-cita melahirkan atlet berprestasi harus diikuti dengan pembangunan ekosistem olahraga yang memberikan ruang bagi atlet untuk tumbuh, berlatih, berkompetisi, dan mencapai kemampuan terbaiknya.
Hengky juga berpesan kepada para peserta agar bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala SMA Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang, Hironimus Pati menjelaskan bahwa kejuaraan berlangsung selama dua hari, 30â31 Oktober 2026, dengan melibatkan pelajar dari 59 sekolah di Kota Kupang.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat dan partisipasi pelajar dalam olahraga atletik, menjaring potensi atlet sejak usia dini, membentuk karakter disiplin dan sportif, serta mempererat persaudaraan antarpelajar.
Ketua Harian Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi NTT Fransiskus Sales menilai kejuaraan tersebut sebagai sebuah inovasi dan bentuk kolaborasi antara organisasi olahraga dengan satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan sekadar aktivitas kompetisi.
âDengan ekosistem yang kuat dan kolaborasi berkelanjutan, olahraga diharapkan dapat berkembang menjadi ruang pembinaan prestasi sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi,â ujarnya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.