Pariwisata Kuba Terpukul! Kunjungan Wisman Anjlok 65,1 Persen hingga September 2026, Apa Penyebabnya?

Sabtu, 31 Okt 2026, 03:13 WIB

HAVANA - Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kuba turun 65,1 persen menjadi 477.707 orang pada Januari-September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah krisis sektor pariwisata dan pengetatan sanksi Amerika Serikat terhadap negara Karibia tersebut, menurut laporan Xinhua pada Jumat (30/10).

Kuba menerima 477.707 wisman dari Januari hingga September, turun 890.140 dari periode yang sama setahun sebelumnya, menurut data yang dirilis oleh Kantor Statistik dan Informasi Nasional Kuba.

Ket. Foto: Ilustrasi. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kuba turun 65,1 persen. — Sumber: Antara foto

Kanada, yang merupakan pasar sumber wisman terbesar bagi Kuba, mencatat penurunan paling tajam, dengan jumlah wisatawan turun 430.460. Kunjungan dari Rusia berkurang 67.205, sementara kunjungan warga Kuba yang tinggal di luar negeri turun 60.081. Adapun jumlah wisatawan dari AS turun 42.984.

Pariwisata merupakan salah satu sumber utama devisa negara Karibia tersebut. Namun, sektor ini tengah menghadapi krisis yang ditandai dengan penangguhan sejumlah rute penerbangan, penutupan hotel, serta penarikan diri perusahaan-perusahaan internasional.

Pemerintah Kuba pada Juli mengatakan bahwa tekanan AS telah mendorong tujuh jaringan hotel internasional menarik diri dari negara itu, termasuk Melia, Iberostar, dan Barcelo dari Spanyol.

Krisis tersebut diperparah oleh pembatasan pasokan minyak yang diberlakukan AS sejak Januari, termasuk ancaman pengenaan tarif terhadap negara-negara pemasok bahan bakar ke Kuba, serta perluasan sanksi yang diberlakukan pada Mei.

Kuba telah berada di bawah embargo ekonomi, perdagangan, dan keuangan AS selama lebih dari enam dekade. Pada Juni, Majelis Nasional Kekuasaan Rakyat Kuba menyetujui paket 176 langkah reformasi ekonomi dan sosial yang bertujuan meliberalisasi perekonomian, termasuk ketentuan untuk menarik investor baru dan memperluas partisipasi sektor swasta dalam industri pariwisata.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.