Intelligent Cockpit GAC Gunakan Chip Snapdragon SA8155P, Ini Kemampuannya

Sabtu, 31 Okt 2026, 20:20 WIB

JAKARTA — Perkembangan teknologi otomotif mendorong produsen kendaraan menghadirkan fitur digital yang semakin terintegrasi di dalam kabin. Selain performa mesin dan kenyamanan berkendara, kemampuan sistem hiburan, informasi, serta pengoperasian berbagai fungsi digital kini menjadi bagian dari pengalaman pengguna.

GAC mengembangkan teknologi Intelligent Cockpit berbasis chip Qualcomm Snapdragon SA8155P untuk mendukung pengoperasian sistem digital di dalam kendaraan. Teknologi tersebut diperkenalkan kepada publik dan media di Indonesia pada Kamis, 29 Oktober 2026, sebagai bagian dari pengembangan inovasi otomotif GAC di tingkat global.

Ket. Foto: Headunit Aion V. GAC mengembangkan Intelligent Cockpit berbasis Qualcomm Snapdragon SA8155P dengan RAM 16 GB dan penyimpanan 128 GB untuk mendukung pengalaman berkendara digital yang responsif. — Sumber: GAC

Sistem kokpit digital ini menggunakan chip otomotif Qualcomm Snapdragon SA8155P yang memiliki kemampuan pemrosesan hingga 105 KDMIPS. Perangkat tersebut didukung RAM 16 GB dan penyimpanan internal 128 GB untuk menjalankan berbagai fungsi digital di dalam kabin.

Dalam sistem kendaraan modern, cockpit chip berperan sebagai pusat pemrosesan yang mengelola sistem hiburan, informasi, dan sejumlah aplikasi. Kapasitas pemrosesan chip turut menentukan kecepatan respons layar, kelancaran perpindahan menu, serta kemampuan sistem menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan (multitasking).

GAC mengembangkan kombinasi perangkat keras tersebut untuk menunjang pengoperasian fitur digital secara responsif. Dengan demikian, pengemudi dan penumpang dapat mengakses berbagai fungsi di dalam kendaraan dengan lebih praktis.

Waktu Penyalaan Diklaim Sekitar Empat Detik

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan Intelligent Cockpit adalah kecepatan respons sistem ketika kendaraan dinyalakan maupun saat pengguna mengakses berbagai menu.

GAC menyebut sistem tersebut dirancang memiliki waktu penyalaan sekitar empat detik setelah kendaraan dihidupkan. Perpindahan antarmenu juga dirancang berlangsung lancar, sementara kemampuan multitasking memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan.

“Kinerja tersebut ditunjang kapasitas RAM dan penyimpanan internal yang disediakan dalam sistem. Kombinasi spesifikasi ini ditujukan untuk mendukung aktivitas pengguna selama perjalanan, mulai dari mengakses informasi hingga memanfaatkan fitur hiburan di dalam kabin,” tulis GAC melalui keterangannya, Kamis (29/10).

Kecepatan respons dan kemudahan pengoperasian menjadi bagian dari pengembangan kokpit digital. Sistem yang intuitif diharapkan dapat membantu pengguna mengakses fungsi kendaraan tanpa harus melalui proses pengoperasian yang rumit.

Produksi Kendaraan Mengandalkan Otomasi

Selain pengembangan teknologi di dalam kabin, GAC juga menerapkan pendekatan manufaktur yang mengutamakan otomasi, fleksibilitas lini produksi, dan pengendalian kualitas.

Dalam proses produksinya, perusahaan menggunakan robot pada sejumlah stasiun kerja untuk membantu menjalankan tahapan manufaktur. Penggunaan otomasi tersebut ditujukan untuk menjaga konsistensi proses produksi.

GAC juga menerapkan lini produksi fleksibel yang memungkinkan satu fasilitas digunakan untuk memproduksi beberapa model kendaraan. Pendekatan ini memberikan ruang penyesuaian terhadap kebutuhan produksi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada lini khusus untuk setiap model.

Aspek lainnya adalah penerapan sistem ketertelusuran data produksi dari awal hingga akhir proses. Melalui sistem tersebut, data pada berbagai tahapan produksi dapat ditelusuri untuk mendukung pemantauan dan pengendalian kualitas.

Integrasi otomasi, fleksibilitas produksi, dan ketertelusuran data menjadi bagian dari pendekatan manufaktur yang dikembangkan GAC. Perusahaan berupaya menghubungkan pengembangan teknologi kendaraan dengan proses produksi yang lebih terstruktur.

Pengembangan Intelligent Cockpit berbasis Qualcomm Snapdragon dan penerapan manufaktur terintegrasi memperlihatkan dua aspek yang menjadi perhatian GAC dalam pengembangan kendaraan modern. Selain menghadirkan sistem digital yang responsif di dalam kabin, perusahaan juga mengembangkan proses produksi yang mengandalkan otomasi dan pemantauan kualitas.

  • Qualcomm
  • mobil pintar
  • Teknologi Kendaraan
  • GAC Aion
  • teknologi otomotif
  • Industri Otomotif
  • transformasi digital
  • Intelligent Cockpit
  • Qualcomm Snapdragon
  • Snapdragon SA8155P
  • Kokpit Digital
  • Otomasi Manufaktur

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.