Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Penguatan Stok Beras, Perum Bulog SPP Kendal Serap 5.119 Ton Gabah

31 Sabtu, 31 Okt 2026, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demi Penguatan Stok Beras, Perum Bulog SPP Kendal Serap 5.119 Ton Gabah Demi Penguatan Stok Beras, Perum Bulog SPP Kendal Serap 5.119 Ton Gabah Doc: ANTARA
Ket. Manajer Operasional Bulog SPP Kendal M Aziz Latif memberi keterangan kepada awak media ditemui di Kendal, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026).

KENDAL – Perum Bulog Sentra Penggilingan Padi (SPP) Kendal menyerap 5.119 ton gabah kering panen (GKP) hingga Oktober 2026, dari musim panen pertama dan kedua guna memperkuat stok beras nasional sekaligus menjaga pasokan komoditas itu di masyarakat.

"Untuk gabah yang diserap, baik itu dari musim panen pertama ataupun musim panen kedua, totalnya kurang lebih 5.119 ton. Itu gabah kering panen," kata Manajer Operasional Bulog SPP Kendal M Aziz Latif di Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (31/10).

Aziz menyampaikan gabah yang diserap tersebut kemudian diproses menjadi beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Beras hasil pengolahan kemudian disalurkan melalui berbagai saluran penjualan, termasuk ritel modern serta jaringan pemasaran lain yang bekerja sama dengan Bulog.

Aziz menjelaskan SPP Kendal merupakan bagian unit bisnis industri Perum Bulog yang berperan mengolah gabah petani menjadi beras sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah.

Dalam menjalankan operasionalnya, Bulog Sentra Penggilingan Padi Kendal menempatkan pengendalian mutu sebagai tahapan utama sejak proses penyerapan gabah hingga menghasilkan beras berkualitas untuk disimpan maupun didistribusikan.

Aziz mengatakan proses tersebut diawali melalui Tim Jemput Gabah yang memastikan hasil panen petani telah memenuhi umur panen sehingga kualitas gabah tetap baik sebelum memasuki pengolahan berikutnya.

Menurut Aziz, Bulog menerapkan prinsip any quality dalam penyerapan gabah dengan syarat utama hasil panen telah cukup umur sehingga kualitas bahan baku tetap memenuhi kebutuhan produksi.

Setelah diterima, gabah menjalani pemeriksaan bahan baku sebelum memasuki proses pengeringan, penggilingan, dan penyortiran agar mutu beras yang dihasilkan tetap sesuai standard kualitas yang ditetapkan perusahaan.

Penyortiran dilakukan menggunakan mesin pemilah berdasar warna (color sorter) untuk memisahkan beras berkualitas dari butiran berwarna hitam, kuning, kusam, maupun gabah yang masih tercampur dalam hasil produksi akhir.

Bulog Sentra SPP Kendal juga memiliki kapasitas pengeringan mencapai 120 ton gabah setiap hari sebagai tahap awal sebelum memasuki proses penggilingan menjadi beras berkualitas.

Dari kapasitas tersebut, fasilitas penggilingan mampu menghasilkan sekitar 50 ton beras setiap hari sehingga mendukung penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah sekaligus menjaga kelancaran distribusi kepada masyarakat.

Melalui penyerapan gabah petani, pengendalian mutu berlapis, serta kapasitas produksi yang memadai, Bulog Sentra Penggilingan Padi Kendal terus memperkuat ketersediaan beras berkualitas untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Diketahui, Perum Bulog memiliki 10 Sentra Penggilingan Padi secara nasional, salah satunya SPP Kendal yang mendukung pengolahan gabah menjadi beras serta memperkuat ketersediaan pangan di wilayah tersebut.

Selain itu, Bulog juga mengoperasikan tujuh Sentra Pengolahan Beras yang khusus mengolah beras menjadi beras, dua Sentra Pengeringan Jagung, serta lima unit pengolahan berskala lebih kecil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.