Perlinsos Menuntut Rakyat Mengenali Situs agar Tak Tertipu
Jumat, 30 Okt 2026, 00:23 WIBJAKARTA â Rakyat diharapkan mengenali situs website resmi untuk mendaftarkan diri atau terhubung ke layanan digital Perlindungan Sosial (Perlinsos). Harapan ini disampaikan Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Yessi Arnaz Ferari.
Hal itu penting agar masyarakat dapat terhindar dari modus penipuan digital phising yang kerap dilakukan oknum tidak bertanggung jawab dan kerap mengincar masyarakat yang tidak jeli.
"Kita perlu membagikan kewaspadaan bahwa jangan sampai masyarakat mengklik link yang salah padahal itu phising, pertama adalah pastikan bahwa layanan pemerintah itu domainnya adalah .go.id," kata Yessi di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis. Adapun situs resmi dari Perlinsos digital yang tersedia ialah perlinsos.kemensos.go.id dan sejauh ini tidak ada situs website alternatif selain alamat tersebut.
Yessi mengingatkan hal tersebut karena dikhawatirkan link phising dapat merugikan masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan sosial. Bukannya masyarakat mendapatkan bantuan sosial namun yang ada data pribadi yang penting bisa tercuri.
Masyarakat dapat memeriksa pembaruan informasi mengenai Perlinsos Digital dapat diperiksa melalui kanal-kanal daring milik Kementerian Sosial yang menjadi penanggung jawab utama program Perlinsos seperti di instagram @kemensosri atau di X @KemensosRI .
"Jadi masyarakat jangan sembarang main klik, harus dapat informasi yang benar-benar sesuai dengan sumbernya itu aja sih terkait dengan kewaspadaan ini. Jangan sampai nanti warga gak tahu malah klik, salah link dan klik link phising dan berakhir data bocor," kata Yessi.
Selain mengingatkan masyarakat untuk jeli terhadap akses resmi Perlinsos digital, Yessi juga mengajak masyarakat yang telah memiliki literasi digital untuk menjadi agen Perlinsos mengikuti gerakan yang baru dirilis Kementerian Sosial yaitu Gerakan Nasional Peduli Tetangga.
Yessi melanjutkan bahwa program ini diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk saling membantu dalam mengakses Perlinsos Digital. Bagi warga yang melek digitalisasi, bisa memberika pendampingan yang dapat dilakukan dengan membantu tetangga mendaftar atau mengajukan sanggahan jika diperlukan.
Program ini menjajikan semua masyarakat bisa menjadi agen Perlinsos dan terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, serta bersifat sukarela dengan akses pendaftaran melalui situs web agen-pelinsos.kemensos.go.id. Perlinsos digital akan berlaku secara nasional pada 10 November 2026 dengan target sebanyak 50 juta Kepala Keluarga (KK) terdaftar ke dalam sistem tersebut.
- Perlinsos
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Korban Gempa NTT Masih Tinggal di Tenda Pengungsian
-
Akibat Efisiensi, Cadangan Beras Bima Turun dari 13,4 Ton Menjadi 6 Ton
-
Bupati Ipuk Puji Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi
-
Provinsi Aceh saat Ini Surplus Beras 300 Ribu Ton per Tahun
-
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.