Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kulon Progo Mencoba Komunikasi Terintegrasi Berbasis Digital

31 Jumat, 30 Okt 2026, 12:14 WIB | Oleh:
Kulon Progo Mencoba Komunikasi Terintegrasi Berbasis Digital Kulon Progo Mencoba Komunikasi Terintegrasi Berbasis Digital Doc: ist
Ket. komunikasi digital

KULON PROGO – Sistem komunikasi saat ini bergeser dari pola satu arah menuju komunikasi terintegrasi yang adaptif dalam dua arah. “Komunikasi juga berbasis digital," kata Kepala Dinas Kominfo Kulon Progo Bambang Sutrisno di Kulon Progo, Kamis.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkomitmen menghadirkan layanan informasi pemerintah yang adaptif dan responsif untuk memperkuat keterbukaan informasi publik serta mengoptimalkan layanan komunikasi terpadu berbasis digital.

Dia menekankan penguatan kehumasan di setiap instansi penting dilakukan untuk menjawab tantangan arus disinformasi dan meningkatnya ekspektasi publik.

"Kehumasan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dengan Dinas Kominfo sebagai koordinator," kata Bambang dalam rapat koordinasi Kehumasan yang diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) Kulon Progo.

Rakor diikuti 46 OPD untuk memperkuat peran kehumasan, menyamakan persepsi mengenai keterbukaan informasi, serta menyelaraskan publikasi terpadu di era digital. "Pengelolaan komunikasi pemerintah saat ini bergeser dari pola satu arah berbasis belanja publikasi menuju tata kelola komunikasi terintegrasi yang adaptif dan dua arah," katanya.

Bambang memaparkan tiga fungsi utama kehumasan OPD, yakni pengelolaan PPID Pelaksana dan pengarsipan dokumentasi, penyebarluasan kebijakan secara terukur dengan satu narasi. "Fungsi lainnya adalah penanganan aspirasi dan keluhan masyarakat yang cepat, akurat, empatik, dan solutif," katanya.

Berdasarkan data SP4N-LAPOR! Triwulan III (Juli-September 2026), Pemkab Kulon Progo menerima 87 aduan masyarakat dengan tingkat penyelesaian mencapai 95,4 persen (83 aduan selesai). Mayoritas keluhan didominasi oleh isu infrastruktur jalan dan layanan Dinas PU, Perumahan dan Kawasan Permukiman

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Gubernur Banten Andra Soni ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.