Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementan Sebut Nilai Tukar Petani Bengkulu Tertinggi Nasional, Didukung Karet dan Sawit

30 Jumat, 30 Okt 2026, 18:33 WIB | Oleh:
Kementan Sebut Nilai Tukar Petani Bengkulu Tertinggi Nasional, Didukung Karet dan Sawit Kementan Sebut Nilai Tukar Petani Bengkulu Tertinggi Nasional, Didukung Karet dan Sawit Doc: antara foto
Ket. Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Eko Nugroho Dharmo di Bengkulu, Jumat (30/10).

BENGKULU - Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut capaian Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Bengkulu sebesar 206,79, tertinggi secara nasional berkat dukungan komoditas unggulan yakni karet dan kelapa sawit.

"Tentunya yang sangat berperan dan berkontribusi positif melalui komoditas karet dan kelapa sawit sebagai produk unggulan daerah. Kalau kita lihat, NTP Bengkulu paling tinggi, yakni 206,79. Ini berdasarkan data," kata Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Eko Nugroho Dharmo di Bengkulu, Jumat (30/10).

Dia menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Koordinasi Pendayagunaan Penyuluh Pertanian untuk Mendukung Percepatan Tanam Padi Model Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) Provinsi Bengkulu di Balai Raya Semarak Bengkulu, Jumat.

Dia menyebutkan kontribusi komoditas karet dan kelapa sawit menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi sektor pertanian dan perkebunan masyarakat Bengkulu. Capaian NTP tersebut juga menjadi salah satu indikator yang menggambarkan perbandingan nilai yang diterima petani dengan pengeluaran yang mereka keluarkan.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat produktivitas pertanian melalui program percepatan tanam padi PM-AAS. Untuk Provinsi Bengkulu, target luas tanam melalui program tersebut mencapai 8.214 hektare, dengan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) hingga Oktober 2026 tercatat 1.171,37 hektare.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian melalui program PM-AAS sebagai salah satu strategi percepatan tanam padi dan penguatan produksi pangan di daerah.

"Kami mengapresiasi Kementerian Pertanian RI dengan adanya program ini sebagai strategi baru. Saya berharap pemerintah kabupaten dan kota benar-benar hadir dan turun langsung ke lapangan, bukan hanya di balik meja. Kita harus mengawal kegiatan ini secara optimal," ucap Mian.

Mian meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota terlibat aktif mengawal pelaksanaan program, terutama dalam memastikan kesiapan lahan dan mempercepat kegiatan tanam di wilayah masing-masing agar target yang telah ditetapkan dapat terealisasi.

Dia menekankan keberhasilan program percepatan tanam membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani. Pendampingan serta koordinasi langsung di lapangan diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Rupiah Babak Belur, Setahun...
Ekonomi
Nabire Bersiap Jadi Kampung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

7 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada LANY, UNGU hingga Jakarta Fashion Week 2027

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.