Geliatkan Kembali Kejayaan Industri, Pemkab Jepara Gelar Octofest 2026 Pasar Mebel Ukir.
Jumat, 30 Okt 2026, 16:01 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, menggelar Octofest 2026 atau Pasar Mebel Jepara di kawasan Sentra Mebel Ukir Mulyoharjo, sebagai upaya menghidupkan kembali kejayaan industri mebel dan ukir Jepara yang menjadi ikon daerah ini di kancah nasional.
"Pasar mebel yang digelar mulai 31 Oktober hingga 5 November 2026 itu, mengusung konsep Pasar Mebel Jepara & Woodworking Exhibition. Kegiatan ini dirancang menjadi ruang promosi, transaksi, kolaborasi, sekaligus mempertemukan pelaku industri mebel dengan buyer, pengusaha, kolektor, desainer interior hingga masyarakat umum," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo didampingi Kepala Disperindag Jepara Anjar Jambore Widodo, di Jepara, Jumat.
Ia mengungkapkan Octofest 2026 akan menghadirkan lebih dari 117 live showroom dari berbagai daerah. Selain itu, terdapat puluhan gerai UMKM serta area pameran mebel dan woodworking yang melibatkan pelaku industri kreatif.
Menurut dia, pasar mebel ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kembali posisi Jepara sebagai pusat industri mebel dan seni ukir yang memiliki daya saing di pasar nasional maupun internasional.
"Jepara memiliki kekuatan besar dalam industri mebel dan seni ukir. Potensi ini harus terus kita dorong agar semakin berkembang, tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu memperluas pasar hingga tingkat internasional," ujarnya pula.
Menurut dia, pengembangan industri mebel tidak cukup hanya dengan menjaga kualitas produk. Diperlukan inovasi desain, penguatan promosi, serta kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, perajin, dan pelaku UMKM.
Witiarso berharap Octofest dapat menjadi momentum untuk mempertemukan seluruh ekosistem industri mebel Jepara dalam satu ruang kolaborasi. Dengan demikian, para perajin memiliki kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan produknya sekaligus menjalin kerja sama bisnis.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para perajin dan pelaku usaha. Kita juga ingin memastikan bahwa industri mebel Jepara terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," ujarnya pula.
Tidak hanya menjadi ajang pameran, Octofest juga menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari pembukaan pameran, demo perajin secara langsung, business matching, presentasi produk UMKM, workshop desain furnitur, diskusi ekspor-impor, hingga talkshow regenerasi perajin.
Ada pula lomba seni ukir, pertunjukan budaya, festival tukang ukir, apresiasi peserta, serta hiburan musik.
Kawasan Sentra Mebel Mulyoharjo juga akan dihidupkan sebagai ekosistem pameran terbuka. Sepanjang kawasan tersebut akan dipasang berbagai media promosi dan penunjuk arah untuk mengundang masyarakat berkunjung ke showroom peserta.
Selain stan utama mebel, tersedia area UMKM pendukung dengan panjang sekitar 50 meter yang akan menghadirkan berbagai produk kuliner, suvenir, aksesori kayu, dan kerajinan khas.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jepara Anjar Jambore Widodo berharap penyelenggaraan Octofest 2026 tidak hanya meningkatkan transaksi perdagangan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kunjungan publik, aktivitas ekonomi, dan penguatan identitas Sentra Mebel Mulyoharjo.
"Melalui Octofest 2026, Jepara ingin kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat industri mebel dan kerajinan kayu unggulan Indonesia dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan," ujarnya lagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!