Antonelli Bersiap Mengunci Gelar Juara Dunia Formula 1 Termuda

Jumat, 30 Okt 2026, 06:30 WIB

MEXICO CITY — Kimi Antonelli hanya membutuhkan satu langkah lagi untuk mencatat sejarah di Formula 1. Setelah meraih kemenangan di Texas pekan lalu, pembalap Mercedes berusia 20 tahun itu berpeluang memastikan gelar juara dunia termuda sepanjang sejarah pada Grand Prix Mexico City, Minggu (1/11).

Antonelli bahkan belum diperbolehkan menenggak sampanye beralkohol di podium Austin karena terbentur batas usia minimum untuk mengonsumsi minuman keras setempat. Namun, jika mampu menuntaskan misinya di Autodromo Hermanos Rodriguez, perayaan besar bisa menantinya di ibu kota Meksiko tersebut.

Ket. Foto: Kimi Antonelli. — Sumber: Formula 1

Pemuda Italia itu kini unggul 123 poin di puncak klasemen dan telah memenangi separuh dari 18 balapan musim ini. Ia cukup finis di posisi sembilan besar untuk memastikan gelar. Peluang menjadi juara juga terbuka jika rekan setimnya di Mercedes, George Russell, atau pembalap Ferrari, Lewis Hamilton, gagal memenangi lomba.

Bos sekaligus salah satu pemilik Mercedes, Toto Wolff, menilai peluang Antonelli merengkuh gelar mencapai 99,9 persen. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pembalapnya tetap harus menyelesaikan pekerjaan di lintasan.

“Ini bisa menjadi pesta tequila besar. Jika bukan pesta tequila, mungkin kami akan merayakannya dengan caipirinha pada akhir pekan berikutnya,” kata Wolff, merujuk pada Grand Prix Brasil yang digelar setelah balapan di Meksiko.

Antonelli sendiri tidak ingin mengubah pendekatannya meski berada di ambang pencapaian bersejarah. Sejak merebut posisi teratas klasemen pada seri ketiga di Jepang, ia tampil dengan antusiasme dan kegembiraan yang menjadi ciri khasnya.

“Saya akan menghadapi balapan ini dengan pola pikir yang sama, berusaha menikmati setiap momen dan mudah-mudahan kembali berjuang untuk meraih kemenangan,” ujar Antonelli.

“Akan lebih baik jika saya menuntaskan semuanya dengan hasil gemilang. Itulah tujuan saya.”

Grand Prix Mexico City berlangsung bersamaan dengan perayaan Hari Orang Mati atau Day of the Dead, yang menghadirkan kemeriahan tersendiri di berbagai penjuru kota. Namun, perhatian di lintasan tidak hanya tertuju pada perburuan gelar pembalap.

Mercedes juga berpeluang mengamankan gelar konstruktor, meski skenarionya lebih sulit. Tim asal Jerman itu membutuhkan hasil sempurna, sementara Ferrari harus mengalami hari yang buruk. Peluang Mercedes diperkirakan lebih besar pada Grand Prix Brasil pekan berikutnya.

McLaren, juara bertahan konstruktor, masih berusaha mengejar ketertinggalan. Lando Norris, pemenang balapan Meksiko tahun lalu dari posisi pole, belum tentu memiliki kecepatan yang sama untuk kembali bersaing di depan.

Sementara itu, Max Verstappen bertekad mengembalikan momentumnya. Juara dunia empat kali asal Belanda tersebut memiliki catatan kuat di Meksiko, dengan lima kemenangan dalam delapan kesempatan terakhir. Ia juga ingin bangkit setelah Antonelli menggagalkan ambisinya meraih tiga kemenangan beruntun.

Persaingan klasemen konstruktor untuk posisi ketiga juga masih terbuka. Red Bull dan McLaren mengoleksi poin sama, tetapi Red Bull unggul berdasarkan hasil penempatan finis. Di papan tengah, Audi dan Haas terlibat pertarungan ketat untuk posisi ketujuh, dengan selisih hanya tujuh poin.

Di sisi lain, Cadillac memiliki alasan tersendiri untuk merayakan akhir pekan di Meksiko. Pembalap senior Sergio Perez akan menjalani start ke-300 dalam kariernya di hadapan pendukung sendiri. Ia absen pada musim sebelumnya setelah berpisah dengan Red Bull pada 2024.

“Berapa banyak hal yang harus terjadi agar Anda bisa menjalani balapan ke-300 di rumah sendiri?” kata Perez.

“Ini luar biasa. Saya juga bisa merasakan dukungan semua orang yang telah bersama saya sejak hari pertama, para sponsor, keluarga, dan penggemar.”

Bagi Antonelli, bagaimanapun, seluruh perhatian tertuju pada satu target: menyelesaikan tugas di Meksiko dan mengukir namanya sebagai juara dunia Formula 1 termuda.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.