Tersingkir Babak Pertama, Wawrinka Langsung Gantung Raket

Kamis, 29 Okt 2026, 06:23 WIB

BASEL, SWISS - Petenis Swiss Stan Wawrinka mengakhiri karier profesional selama 24 tahun dengan kekalahan di hadapan pendukung sendiri. Juara tiga kali Grand Slam itu tersingkir di babak pertama Swiss Indoors Basel 5-7, 6-7 (2) dari petenis Ceko, Jiri Lehecka, Rabu (28/10) dini hari WIB.

Petenis 41 tahun itu telah mengumumkan bahwa 2026 menjadi musim terakhirnya. Penonton di Basel memberikan sambutan meriah setiap kali Wawrinka menang angka, termasuk saat melancarkan pukulan backhand satu tangan andalannya.

Ket. Foto: Petenis Stan Wawrinka dari Swiss menyapa penonton setelah menelan kekalahan dari Matteo Berrettini asal Italia dalam pertandingan putaran pertama tunggal putra di hari kedua US Open 2026, yang berlangsung di USTA Billie Jean King National Tennis Center pada 31 Agustus 2026, di kawasan Flushing, wilayah Queens, Kota New York. — Sumber: Caleb Bowlin/Getty Images/AFP

Mantan petenis nomor tiga dunia itu menjuarai Australia Open 2014, Prancis Open 2015, dan US Open 2016. Dalam perjalanannya meraih gelar-gelar tersebut, dia mengalahkan Rafael Nadal dan Novak Djokovic. Ini menegaskan kemampuannya menantang dominasi era Federer, Nadal, dan Djokovic.

Bersama Roger Federer, Wawrinka juga membawa Swiss menjuarai Piala Davis serta meraih emas ganda putra Olimpiade Beijing 2008. Lehecka merebut set pertama lewat break pada gim ke-11, kemudian menutupnya dengan ace. Set kedua berlangsung ketat hingga tie-break, tetapi petenis peringkat ke-21 dunia itu tampil lebih dominan untuk memastikan kemenangan.

Usai pertandingan, Wawrinka berkeliling lapangan untuk berterima kasih kepada penonton sebelum meninggalkan arena. Meski karier profesionalnya berakhir, penggemar masih dapat menyaksikannya dalam acara perpisahan One Last Backhand di Jenewa pada tanggal 19 Desember, bersama Federer dan Andy Murray.

“Dia telah memenangi turnamen-turnamen terbesar. Berada di sini pada momen seperti ini terasa sedikit aneh, tetapi juga sebuah kehormatan. Saya tidak akan pernah melupakan pertandingan ini,” ujar Lehecka. Di Wina, Alexander Zverev lolos dari ancaman kekalahan setelah menyelamatkan empat match point untuk menundukkan petenis wildcard Spanyol, Martin Landaluce, 7-5, 3-6, 7-6 (11), pada babak pertama Erste Bank Open.

Landaluce sempat dua kali gagal menuntaskan pertandingan pada set penentuan sebelum duel berlanjut ke tie-break. Zverev, petenis nomor dua dunia, berkali-kali bangkit dari posisi tertinggal untuk mengamankan kemenangan. Carlos Alcaraz, unggulan kedua, juga melaju setelah mengalahkan Karen Khachanov 6-4, 7-6 (5). Petenis Spanyol itu unggul jauh dalam jumlah pukulan winner, 36 berbanding 15. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.