Sering Dicap Tidak Sehat, 5 Makanan Ini Justru Punya Manfaat Gizi yang Mengejutkan
Kamis, 29 Okt 2026, 12:34 WIBJAKARTA - Telur, kacang-kacangan, cokelat hitam, sup kalengan, dan bagel kerap dianggap sebagai makanan yang kurang sehat karena kandungan lemak, kolesterol, natrium, dan karbohidratnya.
Padahal makanan-makanan tersebut tergolong bergizi dan bisa dijadikan sebagai bagian dari diet yang lebih sehat menurut penjelasan ahli gizi yang dikutip dalam siaran EatingWell pada Rabu (28/10).
Telur
Telur sering dipandang buruk karena mengandung kolesterol, padahal penelitian menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan bagi kebanyakan orang dampaknya terhadap kadar kolesterol dalam darah lebih kecil dibandingkan dengan lemak jenuh.
Selain itu, menurut ahli gizi terdaftar Jessica Villalvir telur kaya protein berkualitas tinggi dan kolin, yang dikaitkan dengan kesehatan otak yang lebih baik.
Ia menambahkan, telur juga mengandung vitamin B dan karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin, yang mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan karena fungsinya sebagai antioksidan.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan kacang tanah dipandang sebagai makanan dengan kalori tinggi.
Namun, Villalvir mengatakan bahwa kacang-kacangan juga menyediakan lemak tidak jenuh, serat, vitamin E, protein nabati, dan antioksidan.
Konsumsi rutin kacang-kacangan dikaitkan dengan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.
Selain itu, sebagian lemak dalam kacang-kacangan terperangkap di dalam serat, sehingga lebih sulit dijangkau untuk dicerna. Karenanya, tidak semua kalori dari kacang-kacangan bisa diserap oleh tubuh.
Cokelat hitam
Menurut ahli gizi Kelly Burgess, cokelat sering dikelompokkan sebagai permen karena kandungan gula, lemak jenuh, dan kalorinya.
Namun, kandungan senyawa seperti flavanol, teobromin, dan fitonutrien lain dalam kakao, bahan baku cokelat, menawarkan manfaat antioksidan serta antiinflamasi.
Menurut ahli gizi Samantha DeVito, campuran cokelat dengan kandungan kakao minimal 70 persen dengan buah beri dan kacang bisa menjadi opsi kudapan sehat.
Sup dalam kemasan
Sup dalam kemasan kerap dikritik karena mengandung natrium. Namun, produk makanan ini sebenarnya bisa menjadi pilihan makanan bergizi yang praktis dan terjangkau.
DeVito menyarankan penambahan kacang-kacangan, lentil, sayuran beku, atau sisa daging ayam pada sup dalam kemasan yang mengandung banyak sayuran untuk menyediakan sajian bernutrisi.
Bagel
Bagel, roti berbentuk cincin yang umumnya dibuat dari tepung terigu, dianggap kurang bergizi karena dibuat dari karbohidrat olahan.
Namun, menurut DeVito, makanan sumber karbohidrat ini dapat disajikan bersama telur, alpukat, tomat, salmon, atau selai kacang untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi yang lain.
- Makanan Tidak Sehat
- Mengejutkan
- Pangan Bergizi
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober
-
Prediksi Cuaca Jakarta Senin: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan, Ini Detailnya
-
Disambut Upacara Kenegaraan! Sekjen PBB Tiba di Jakarta, Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo
-
PSS Belum Memikirkan League Cup, Masih Fokus Liga Super
-
Awas Terjebak Macet Parah, Jalan Sasak II Kebon Jeruk Ditutup Total, Ini Rute Alternatifnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.