Sebelum Masalah Terjadi, Ini Antisiapsi yang Dapat Dilakukan Untuk Keamanan Akun Grab
Kamis, 29 Okt 2026, 16:00 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Ist
JAKARTA - Banyak orang baru memeriksa keamanan akun setelah menerima notifikasi transaksi yang tidak mereka kenali. Padahal, beberapa pemeriksaan sederhana dapat dilakukan lebih awal. Pengguna dapat memastikan kunci layar aktif, aplikasi diperbarui, OTP dan PIN dirahasiakan, serta riwayat transaksi diperiksa secara berkala. Ponsel yang hilang perlu segera diamankan melalui langkah pemulihan yang tersedia.
Director of Trust & Safety and Grab Support Indonesia, Radhi Juniantino. mengatakan bagi Grab, keselamatan bukan sekadar fitur, melainkan komitmen yang pihaknya membangun di setiap tahap pengalaman pengguna, mulai dari sebelum pemesanan, selama layanan berlangsung, hingga setelah perjalanan atau pesanan selesai.
"Jangan meminjamkan akun atau membagikan tangkapan layar yang memuat data sensitif. Bila akun diduga diambil alih, amankan email atau nomor terkait dan hubungi Grab melalui kanal resmi. Akun yang aman membantu pengguna mengendalikan perjalanan, pembayaran, dan komunikasi dengan lebih baik," katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/10).
Melalui Pusat Keselamatan di aplikasi, pengguna dapat membagikan detail perjalanan kepada orang terdekat, mengakses bantuan darurat, dan melaporkan masalah dengan lebih mudah. Di balik itu, tim Trust & Safety dan Grab Support terus memantau, menindaklanjuti laporan, serta memperkuat perlindungan akun dan transaksi dari berbagai modus penipuan. Kami juga membekali mitra pengemudi dan mitra pengiriman dengan edukasi keselamatan, serta berkolaborasi dengan pemerintah, aparat, dan komunitas agar ekosistem yang aman dapat terwujud.
Namun, teknologi akan bekerja paling optimal jika didukung kebiasaan sederhana dari pengguna: mencocokkan identitas pengemudi dan nomor pelat, tidak pernah membagikan OTP atau PIN kepada siapa pun, bertransaksi hanya melalui aplikasi, serta segera melapor melalui kanal resmi jika ada hal yang terasa janggal. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kami ingin setiap pengguna merasa tahu harus berbuat apa, kapan pun mereka membutuhkannya,” ujar ,
"Nilai utama fitur keselamatan Grab terletak pada kemampuannya mengubah informasi menjadi tindakan yang mudah dipahami. Pengguna dapat melihat siapa pengemudinya, kendaraan mana yang harus dicari, rute yang ditempuh, dan kepada siapa perjalanan dapat dibagikan. Dalam kondisi tertentu, pengguna juga dapat mengakses jalur bantuan atau melaporkan insiden," kata Radhi.
Untuk pembaca, pesan utamanya sederhana: keselamatan perlu dijelaskan dalam bahasa yang langsung. Apa fiturnya? Kapan digunakan? Apa batasannya? Jawabannya harus terlihat tanpa pembaca menelusuri banyak halaman. Karena itu, pengguna sebaiknya menjadikan aplikasi Grab dan Pusat Bantuan sebagai rujukan terbaru, terutama ketika nama menu atau proses dukungan berubah.
Sebelum perjalanan, buka detail pesanan dan pastikan informasi penting mudah ditemukan. Cocokkan nama pengemudi, jenis kendaraan, warna, dan nomor pelat. Jika perjalanan berlangsung pada malam hari atau di tempat yang belum dikenal, beri tahu kontak tepercaya mengenai tujuan dan perkiraan waktu tiba. Langkah ini tidak menggantikan kewaspadaan, tetapi membuat orang lain memiliki konteks bila pengguna membutuhkan bantuan.
Dalam aplikasi Grab, fitur keselamatan berfungsi sebagai dukungan, bukan janji bahwa seluruh risiko dapat dihapus. Ketersediaannya dapat berbeda menurut lokasi, layanan, akun, perangkat, dan pembaruan aplikasi. Jika ada bahaya langsung, pengguna perlu mencari tempat aman dan menghubungi layanan darurat setempat.
Lalu Kapan fitur ini digunakan? Gunakan sebelum atau selama perjalanan sesuai petunjuk di aplikasi Grab. Apa yang dilakukan jika menu tidak terlihat? Periksa versi aplikasi, Pusat Bantuan Grab, atau kanal dukungan resmi. Bolehkah membagikan OTP atau PIN? Tidak. Kode rahasia dan informasi pembayaran tidak boleh diberikan kepada pengemudi, penelepon, atau pihak yang mengaku sebagai petugas.
Bila terjadi insiden, catat waktu, lokasi, detail kendaraan, dan kronologi. Sampaikan fakta melalui kanal resmi. Hindari menyebarkan identitas atau rekaman ke publik karena dapat menimbulkan risiko privasi dan mengganggu proses penanganan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!