Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan Dukung KPK terkait Nusron Wahid

29 Kamis, 29 Okt 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan Dukung KPK terkait Nusron Wahid Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan Dukung KPK terkait Nusron Wahid Doc: istimewa
Ket. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto diharapkan untuk memberikan dukungan atau turun tangan terkait salah satu menterinya di Kabinet Merah Putih, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid untuk bersikap kooperatif memenuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi kabar adanya surat kepada Presiden untuk meminta dukungan pemanggilan kembali Nusron Wahid, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa Presiden mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi.

“Dukungan tersebut dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi yang dianggap sebagai salah satu akar persoalan bangsa,” tegasnya di Jakarta, Rabu (28/10).

KPK, jelas Budi, meyakini Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid (NW), akan bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik apabila kembali dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Menurutnya, keterangan setiap saksi memiliki peran penting dalam membantu penyidik mengungkap konstruksi perkara secara utuh dan komprehensif, termasuk dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Pada prinsipnya, keterangan setiap saksi adalah membantu dalam proses penyidikan,” terang Budi.

KPK menegaskan, pemeriksaan saksi diperlukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa, mengungkap dugaan perbuatan melawan hukum, serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang memiliki peran krusial dalam perkara tersebut.

Penyidik, jelas Budi, masih terus mengembangkan penyidikan untuk memperoleh gambaran perkara secara menyeluruh. Karena itu, tidak menutup kemungkinan adanya perkembangan baru, termasuk pendalaman terhadap keterlibatan pihak-pihak lain apabila ditemukan bukti yang relevan.

Terkait ketidakhadiran Nusron Wahid dalam agenda pemeriksaan yang telah dijadwalkan sebelumnya, KPK menjelaskan bahwa surat panggilan disampaikan langsung kepada saksi yang bersangkutan.

Berdasarkan keterangan KPK, Nusron telah memberikan konfirmasi mengenai ketidakmampuannya hadir pada jadwal pemeriksaan yang telah ditentukan.

Penyidik selanjutnya akan mengatur kembali jadwal pemeriksaan terhadap Nusron. KPK menyatakan proses penjadwalan ulang tersebut akan dilakukan secepatnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Wali Kota Bandung Ajak Pemuda Peduli Masyarakat

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Wali Kota Bandung Ajak Pemu...
Daerah
Kekeringan Makin Meluas, BP...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pengamat: Regenerasi Petani Jadi Tantangan Akibat Minat Anak Muda Rendah

Pengamat: Regenerasi Petani Jadi Tantangan Akibat Minat Anak Muda Rendah

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.