Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pertamina Lubricants Perkuat Daya Saing Global melalui Pusat Riset Berstandar Internasional

29 Kamis, 29 Okt 2026, 10:46 WIB | Oleh:
Pertamina Lubricants Perkuat Daya Saing Global melalui Pusat Riset Berstandar Internasional Pertamina Lubricants Perkuat Daya Saing Global melalui Pusat Riset Berstandar Internasional Doc: istimewa
Ket. Seorang peneliti sedang mengamati dan menguji objek sampel di Lubricants Technology Center (LTC), sebuah pusat riset dan inovasi pelumas serta bahan kimia khusus berstandar internasional di Plumpang, Jakarta Utara, Rabu (28/10). LTC menjadi bagian dari strategi Pertamina Lubricants untuk mempertahankan posisi di pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional

JAKARTA- PT Pertamina Lubricants (PTPL) terus memperkuat daya saing industri pelumas nasional melalui pengembangan riset dan inovasi di Lubricants Technology Center (LTC), sebuah pusat riset dan inovasi pelumas serta bahan kimia khusus berstandar internasional yang berlokasi di Plumpang, Jakarta Utara.

Di tengah persaingan pasar pelumas yang semakin ketat, keberadaan LTC menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempertahankan posisi di pasar domestik sekaligus memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional. Fasilitas yang diresmikan pada 2023 tersebut dikembangkan untuk memastikan produk pelumas Pertamina mampu memenuhi kebutuhan mesin yang beragam serta mengikuti perkembangan teknologi otomotif dan industri.

Sebagai anak usaha Subholding Commercial & Trading Pertamina Patra Niaga, Pertamina Lubricants telah memperluas pemasaran produknya ke berbagai kawasan, termasuk Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan mitra internasional di bidang otomotif dan balap, yakni Lamborghini Squadra Corse, divisi balap Lamborghini, serta VR46 Racing Team, tim MotoGP milik Valentino Rossi.

Penguatan kemampuan riset menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kualitas produk di tengah persaingan dengan merek pelumas global. Melalui LTC yang memiliki luas 12.500 meter persegi, Pertamina Lubricants mengintegrasikan pengembangan produk, pengujian kualitas, pemantauan kondisi pelumas, serta peningkatan kompetensi pelanggan dalam satu pusat layanan terpadu.

Menurut Senior Analyst Bench Tes & Engine Test Pertamina Lubricants, Dedi Saputro, LTC dirancang untuk mendukung pengembangan pelumas yang sesuai dengan karakteristik mesin dan dalam berbagai kondisi operasional yang berbeda. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan dapat mengembangkan formulasi produk berdasarkan hasil pengujian sekaligus memperoleh umpan balik dari penggunaan pelumas di lapangan.

Pusat riset papar Dedi memiliki tiga fasilitas utama, yakni Laboratorium Riset dan Pengembangan Produk, Laboratorium Oil Clinic, serta Integrated Lubrication Management Academy (ILMA). "Ketiganya menjalankan fungsi yang saling melengkapi, mulai dari pengembangan formulasi hingga pemantauan kinerja pelumas dan peningkatan kemampuan teknis pelanggan," katanya dalam acara Media Visit ke PJU dan LTC, Rabu (28/10).

Pada Laboratorium Riset dan Pengembangan Produk, kegiatan penelitian ungkap Dedi dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari formulasi, bench test, engine test, hingga troubleshooting.

"Pengujian dilaksanakan di laboratorium maupun melalui pengujian lapangan untuk memastikan pelumas mampu memberikan perlindungan optimal dan mendukung efisiensi mesin dalam berbagai kondisi operasional," katanya.

Proses tersebut memungkinkan perusahaan mengevaluasi pemilihan teknologi aditif dan mengembangkan formulasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar. "Hasil riset menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus menyesuaikan karakteristik pelumas dengan perkembangan teknologi mesin dan kebutuhan industri," katanya.

Oil Clinic
Selain pengembangan produk, LTC menyediakan layanan pemantauan kondisi pelumas melalui Oil Clinic. Head of Oil Clinic Pertamina Lubricants, Brahma Putra Mahayana menjelaskan bahwa laboratorium oil clinic melayani pengujian pelumas industri dan bahan bakar dengan menggunakan instrumen yang mengacu pada standar ASTM atau ISO yang berlaku.

"Melalui analisis oli secara berkala, Oil Clinic membantu pelanggan memantau perubahan kondisi pelumas sekaligus mengidentifikasi indikasi awal gangguan pada mesin," kata Brahma. 

Data dari hasil pengujian itu, dapat digunakan untuk memperkirakan potensi kerusakan, mengenali bagian mesin yang mengalami masalah, serta menentukan langkah pemeliharaan yang diperlukan.

Pendekatan tersebut mendukung penerapan predictive maintenance atau pemeliharaan prediktif, yakni upaya mendeteksi potensi gangguan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius. Dengan demikian, pemantauan kondisi oli tidak hanya berfungsi untuk menilai kualitas pelumas, tetapi juga menjadi salah satu instrumen untuk membantu menjaga keandalan peralatan dan efisiensi operasional pelanggan.

Oil Clinic terang Brahma menyediakan pengujian dengan lebih dari 45 parameter untuk pelumas dan bahan bakar serta menangani lebih dari 20.000 sampel setiap tahun. Layanan yang tersedia mencakup analisis dan pemantauan oli, pelaporan used oil berbasis web, serta dukungan teknis untuk membantu pelanggan mengoptimalkan penggunaan pelumas.

Informasi yang diperoleh dari pengujian akan menjadi masukan bagi Pertamina Lubricants untuk mengevaluasi kinerja produk dalam penggunaan nyata. Umpan balik tersebut dapat digunakan untuk memastikan formulasi pelumas tetap relevan dengan kebutuhan pelanggan dan kondisi operasional di lapangan.

Untuk melengkapi dukungan teknis, LTC menghadirkan Integrated Lubrication Management Academy (ILMA), fasilitas edukasi dan pelatihan manajemen pelumasan yang dimiliki perusahaan pelumas di Indonesia. Akademi ini didukung tenaga spesialis teknis berpengalaman, terlatih, dan bersertifikat yang melayani berbagai segmen pelumasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Gunungkidul Jadi Pionir Nas...

Lomba permainan tradisional Hadang di Palu

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Lomba permainan tradisional...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.