Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Inspiratif! Berawal dari Pengabdian di Komunitas, Irwansyah Kini Jadi Pemuda Pelopor NTB

29 Kamis, 29 Okt 2026, 05:43 WIB | Oleh:
Kisah Inspiratif! Berawal dari Pengabdian di Komunitas, Irwansyah Kini Jadi Pemuda Pelopor NTB Kisah Inspiratif! Berawal dari Pengabdian di Komunitas, Irwansyah Kini Jadi Pemuda Pelopor NTB Doc: Antara foto
Ket. Irwansyah, pemuda asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menerima penghargaan peringkat ketiga Pemuda Pelopor tingkat provinsi bidang sosial kemasyarakatan pada rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Mataram, Rabu (28/10).

DOMPU - Irwansyah, pemuda asal Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), meraih peringkat ketiga Pemuda Pelopor tingkat provinsi bidang sosial kemasyarakatan setelah mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui komunitas kepemudaan.

Lulusan Jurusan Geofisika Universitas Brawijaya itu memperoleh nilai 7,70 dalam penilaian tingkat provinsi. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Mataram, Rabu.

Irwansyah menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Dompu yang meraih penghargaan dalam ajang tersebut. Pada kategori sosial kemasyarakatan, peringkat pertama diraih Arif Alhakim dari Kabupaten Lombok Barat dengan nilai 8,30, sedangkan Nobi Abandi dari Kabupaten Lombok Utara menempati peringkat kedua dengan nilai 7,90.

Salah satu bentuk pengabdian Irwansyah dilakukan melalui Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Karamabura-Dompu Timur (KOMPAK-DT), wadah bagi mahasiswa dan pemuda untuk mengembangkan potensi sekaligus berkontribusi bagi masyarakat desa.

Ia dipercaya menjadi ketua umum komunitas tersebut sejak 2020 dan memimpin selama dua periode hingga 2024. Selama kepemimpinannya, KOMPAK-DT menjalankan berbagai program yang menyasar anak-anak, pemuda, perempuan, dan masyarakat umum.

Di bidang pendidikan, komunitas tersebut mengadakan kegiatan belajar gratis setiap Minggu bagi anak-anak serta seminar pendidikan bersama organisasi perangkat daerah terkait. Program itu dilengkapi kegiatan Gema Ramadhan berupa perlombaan bagi pelajar dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

KOMPAK-DT juga menggelar pentas seni dan budaya setiap tahun serta membentuk majelis taklim bagi perempuan. Di bidang kewirausahaan, komunitas tersebut menyelenggarakan diskusi dan seminar bersama badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah.

Kegiatan sosial lainnya meliputi pemberdayaan perempuan serta edukasi mengenai kebersihan lingkungan, perlindungan hutan, dan pelestarian alam. Menjelang pemilihan umum, komunitas itu turut memfasilitasi pendidikan pemilih melalui kerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Dompu.

Selain memimpin KOMPAK-DT, Irwansyah aktif dalam sejumlah organisasi. Ia menjabat Ketua Umum Geopark Tambora Youth Forum periode 2025-2028, Sekretaris Umum Karang Taruna periode 2025-2030, serta pengurus Kelompok Sadar Wisata sejak 2025.

Ia juga menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asistensi Media Nasional (AsMen) periode 2026-2030 dan mendirikan MATUPA Project pada 2025. Keterlibatan dalam berbagai organisasi tersebut menjadi bagian dari kiprahnya di bidang kepemudaan dan kemasyarakatan.

Irwansyah mengakui pencapaian tersebut membutuhkan proses panjang dan pengabdian nyata. Berbagai tantangan selama menjalankan kegiatan sosial menjadi bagian dari perjalanan hingga meraih penghargaan di tingkat provinsi.

"Untuk sampai pada titik ini tidaklah mudah, butuh proses panjang dan nyata," ujarnya.

Baginya, KOMPAK-DT bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan wadah untuk belajar, berproses, dan mengabdikan diri kepada masyarakat di kampung halamannya. Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus dorongan untuk terus berkontribusi bagi daerah.

Ajang Pemuda Pelopor tingkat Provinsi NTB mencakup lima bidang, yakni kewirausahaan, seni dan budaya, lingkungan, ekonomi digital, serta sosial kemasyarakatan. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi terhadap inisiatif dan kontribusi pemuda dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Kiprah Irwansyah menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan dapat menjadi ruang untuk mengembangkan pendidikan, memperkuat partisipasi sosial, dan mendorong pemberdayaan masyarakat yang dimulai dari tingkat desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Nasional
Anugerah Dewan Pers 2026 Ap...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.