Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geliat 'Wellness Tourism' MAmpu Dongkrak Seluruh Lini Ekosistem Pariwisata RI

29 Kamis, 29 Okt 2026, 22:32 WIB | Oleh:
Geliat 'Wellness Tourism' MAmpu Dongkrak Seluruh Lini Ekosistem Pariwisata RI Geliat 'Wellness Tourism' MAmpu Dongkrak Seluruh Lini Ekosistem Pariwisata RI Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Ilustrasi peserta mengikuti yoga bersama di Pulau Peninsula, The Nusa Dua, Badung, Bali. Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 orang peserta tersebut diselenggarakan untuk merayakan Hari Yoga Internasional 2025.

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyoroti wisata kebugaran (wellness tourism) dapat menggerakkan ekosistem pariwisata dari hulu ke hilir dan memberikan dampak yang luas pada perekonomian bangsa.

"Wisata kebugaran itu sangat besar, bukan bisnis yang kecil karena dia punya banyak sekali cakupan item-nya," kata Ni Luh saat berkunjung ke pewarta di Heritage Center (AHC) di Jakarta, Kamis (29/10).

Ni Luh mengatakan industri wisata kebugaran tidak hanya bicara mengenai fisik, tetapi juga ketenangan jiwa sampai berbagai macam makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Wisata tematik ini dinilai dapat membuka akses pada lapangan pekerjaan karena mampu menggerakkan penyedia bahan baku pembuatan produk, produsen sampai proses distribusi kepada pembeli dan wisatawan. Salah satu contoh produk yang disebutnya yakni minyak aroma terapi yang baunya khas dari daerah tertentu.

Pembuatan aroma terapi kini tidak hanya berpusat di Bali dan Jawa, tetapi sudah mulai meluas hingga ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan para agen perjalanan atau tur operator (TA/TO) sudah mulai masif membuat paket wisata yang menawarkan pengalaman bermakna dari wisata kebugaran khas sejumlah daerah seperti DI Yogyakarta dan Bali.

Hal ini dikarenakan wisata kebugaran menjadi salah satu alasan utama wisatawan datang ke dalam negeri.

"Mereka (TA/TO) juga menjual paket wellness medical (kebugaran dan kesehatan) yang ada di beberapa tempat di Jakarta. Mungkin orang berpikir Jakarta itu sudah sumpek ya, tapi ternyata ada yang datang, utamanya dari Malaysia untuk betul-betul merasakan wellness yang ditawarkan di Jakarta," katanya.

Lebih lanjut, Ni Luh melihat potensi besar itu turut menggerakkan para pemilik resor atau hotel sudah menyiapkan paket-paket kebugaran yang dapat dicoba wisatawan ketika menginap di sana.

Menurutnya paket wisata ini akan menguntungkan karena setidaknya rata-rata menginap wisatawan asing minimal mencapai 10 hari untuk menikmati layanan yang disediakan.

"Paling tidak ada 10 hari mereka (menginap), kita bicara wisata mancanegara ya, untuk melakukan wellness sampai dengan bahkan 3 minggu untuk menikmati paket wellness iyang dijual oleh teman-teman di industri," ucap Ni Luh.

Pelaku industri pun juga dikatakannya rajin menggelar ekshibisi mengenai kebugaran atau kecantikan.

"Saya lihat bahwa banyak teman-teman di Indonesia yang sudah mulai sadar dan yang jual tidak hanya Bali dan Yogyakarta saja. Teman-teman di daerah Jawa Barat juga ada yang menjual (produk) wellness," tambahnya.

Berdasarkan data Global Wellness Institute (GWI) pada 2024, Indonesia telah menjadi wellness economy terbesar di Asia Tenggara dengan nilai mencapai 55,77 miliar dolar AS.

Maka dari itu, dalam rangka mempromosikan serta memperkuat kemampuan pelaku industri, Kementerian Pariwisata telah menggelar Wonderful Indonesia Wellness (WIW).

Program ini merepresentasikan dua program unggulan Kementerian Pariwisata yakni “Pariwisata Naik Kelas” yang menekankan peningkatan kualitas pengalaman wisata, serta “Event by Indonesia” yang mengangkat kekuatan budaya nasional melalui penyelenggaraan acara berkelas dunia.

Pada tahun 2025, WIW mengangkat kekayaan wisata kebugaran asal Yogyakarta dan Surakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
UMKM

Kredit Menggunung, Tantangan UMKM Belum Tuntas

47 menit yang lalu | Muchamad Ismail

Ekonomi
Kredit Menggunung, Tantanga...
Megapolitan
Penertiban 17 Bangunan Liar...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.