Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

dr Kanadi: Mood Swing tak Melulu Disebabkan Kondisi Jelang Menopause

29 Kamis, 29 Okt 2026, 16:35 WIB | Oleh:
dr Kanadi: Mood Swing tak Melulu Disebabkan Kondisi Jelang Menopause dr Kanadi: Mood Swing tak Melulu Disebabkan Kondisi Jelang Menopause Doc: ANTARA/Sinta Ambar
Ket. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (kebidanan dan kandungan) dengan sub-spesialisasi di bidang Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi Dr.dr. Kanadi Sumapradja, Sp.O.G, Subsp.F.E.R.,M.Sc dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/10/2026).

JAKARTA -- Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sub-spesialis Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi Dr.dr. Kanadi Sumapradja, Sp.O.G, Subsp.F.E.R.,M.Sc mengatakan bahwa mood swing atau perubahan suasana hati secara mendadak pada perempuan tidak melulu disebabkan karena persoalan menjelang menopause.

“Karena adanya fluktuasi tadi maka tentu terjadi penurunan estrogen atau terjadi dominasi hormon progesteron misalnya memang menyebabkan perubahan mental state yang menyebabkan mood swing dan itu bisa terjadi bukan hanya pada menopausee tapi juga pada penggunaan obat-obatan tertentu yang menyebabkan penurunan estrogen,” kata Kanadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Penanggung jawab program pendidikan subspesialis bidang fertilitas, endokrinologi dan reproduksi FKUI itu menambahkan bahwa perubahan suasana hati juga berkaitan dengan perubahan fisik dan mental tak hanya bergantung pada satu faktor melainkan multi faktor yang perlu dianalisa lebih jauh.

Sementara untuk menghadapi kondisi mood swing pada perempuan, ia mengatakan bahwa tubuh memiliki cara adaptasi masing-masing.

“Semua orang punya cara masing-masing untuk beradaptasi pada perubahan fisik dan mental dan ini yang dikenal dengan copying system dan ini juga mungkin berhubungan dengan bagaimana ia menjalani hidupnya sehari-hari dan seterusnya dan support system di sekelilingnya akan mendukung perubahan ini,” katanya.

Dukungan orang terdekat bagi perempuan yang mengalami perubahan ini berpengaruh pada bagaimana ia beradaptasi dengan perubahan, mengenali dengan baik dan memahami apa yang terjadi terutama pada masa transisi menuju menopause.

Kanadi mengatakan bahwa perempuan akan mengalami masa perimenopause yakni periode transisi menuju menopause yang ditandai dengan perubahan siklus menstruasi, penurunan fungsi ovarium dan fluktuasi kadar hormon.

Tahap perimenopause ini berlangsung pada usia 40-44 tahun dan menopause biasanya berlangsung saat memasuki usia 45-55 tahun.

Sementara pascamenopause adalah periode setelah menopause yaitu tidak mengalami menstruasi selama kurang lebih 12 bulan berturut-turut akibat berhentinya fungsi ovarium.

Gejala perimenopause meliputi gangguan haid, gangguan tidur, gejala kognitif seperti sulit konsentrasi, mudah lupa dan brain fog kemudian perubahan urogenital, perubahan kesehatan tulang dan jantung, nyeri, perubahan fisik hingga perubahan mood.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Bima Arya Tantang Anak Muda...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

29 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.