Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dirut Bulog Beberkan Alur Oknum Rumah Pangan Kita Pesan Beras SPHP untuk Dioplos Jadi Beras Premium

29 Kamis, 29 Okt 2026, 15:57 WIB | Oleh:
Dirut Bulog Beberkan Alur Oknum Rumah Pangan Kita Pesan Beras SPHP untuk Dioplos Jadi Beras Premium Dirut Bulog Beberkan Alur Oknum Rumah Pangan Kita Pesan Beras SPHP untuk Dioplos Jadi Beras Premium Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani

JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani membeberkan alur oknum Rumah Pangan Kita (RPK) di Jakarta Timur memesan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui sistem resmi sebelum diduga melakukan repacking dan pengoplosan untuk menjadi beras premium.

"Menindaklanjuti yang disampaikan Bapak Menteri Pertanian selaku Kepala Bapanas (Badan Pangan Nasional) juga, kami dari Perum Bulog serta Pak Kapolres (Jakarta Timur), kemarin kebetulan kami mendapat informasi adanya penangkapan oknum yang melakukan repacking beras SPHP Bulog di-repack menjadi beras 50 kg," kata Rizal di Jakarta, Kamis (29/10).

Rizal mengatakan Bulog bersama kepolisian menemukan dugaan praktik repacking beras SPHP Bulog yang diubah menjadi kemasan 50 kilogram melalui penelusuran distribusi di Jakarta Timur.

Ia menjelaskan pengungkapan bermula setelah pihaknya menerima informasi mengenai penangkapan oknum yang melakukan pengemasan ulang beras SPHP di wilayah Matraman.

Setelah penangkapan pertama dilakukan, pendalaman kasus kemudian mengarah ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) untuk menelusuri jalur distribusi dan pihak yang terlibat.

Dari hasil penindakan tersebut, terdapat sejumlah pihak yang diperiksa aparat kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan beras SPHP melalui jaringan penyaluran tertentu.

Rizal menjelaskan Bulog tidak hanya menelusuri pelaku lapangan, tetapi juga mendalami proses bagaimana beras SPHP tersebut diperoleh melalui saluran distribusi resmi perusahaan.

Menurut dia, penelusuran dilakukan dengan mengidentifikasi nomor kendaraan truk pengangkut beras yang kemudian diarahkan pemeriksaannya menuju kantor Bulog wilayah DKI Jakarta.

Di kantor Bulog DKI Jakarta, tim menemukan rekaman CCTV serta dokumen surat jalan yang mencatat pergerakan barang keluar masuk melalui pos penjagaan.

Dari rekaman tersebut, Bulog berhasil mengidentifikasi Rumah Pangan Kita (RPK) yang menerima beras SPHP dan menelusuri pihak yang bertanggung jawab dalam distribusi tersebut.

Rizal mengatakan pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan internal melalui data komputer pemasaran untuk mengetahui pihak yang membeli beras melalui program Klik SPHP.

Ia menegaskan pembelian melalui Klik SPHP sebenarnya berjalan sesuai prosedur karena hanya dapat dilakukan RPK atau pengecer yang telah memiliki aplikasi.

Seluruh RPK dan pengecer yang menggunakan layanan Klik SPHP tercatat dalam sistem Bulog mulai tingkat daerah hingga kantor pusat perusahaan.

Dari penelusuran data tersebut, Bulog menemukan dugaan keterlibatan oknum berinisial RH yang tercatat sebagai pemilik RPK dalam sistem penyaluran beras SPHP.

Bulog kemudian mencocokkan data pendaftaran berupa identitas, alamat, dan nomor telepon RH untuk melakukan pendalaman lebih lanjut bersama pengawasan internal perusahaan.

Tim Bulog mendatangi alamat RH di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, namun yang bersangkutan tidak berada di lokasi karena rumahnya sedang dibongkar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Menkomdigi Tegaskan Penting...
Nasional
Menko PM Ungkap 22,93 Juta ...
Megapolitan
Wali Kota Bekasi Dorong Pem...
Nasional
PT KAI Luncurkan Kampanye "...
Luar Negeri
Swiss Buka Pintu Tuan Rumah...
Megapolitan
Kolaborasi Dinamis dan Prod...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

Menkum: Pemerintah Gratiskan Pendaftaran 19 Jenis Hak Cipta

29 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.