Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Korea Selatan dan Indonesia Bahas Isu Perdagangan dalam Komite Bersama CEPA

28 Rabu, 28 Okt 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Korea Selatan dan Indonesia Bahas Isu Perdagangan dalam Komite Bersama CEPA  Korea Selatan dan Indonesia Bahas Isu Perdagangan dalam Komite Bersama CEPA  Doc: KBS News

SEOUL - Korea Selatan dan Indonesia kembali menggelar pertemuan Komite Bersama CEPA setelah tiga tahun, membahas sejumlah isu perdagangan, termasuk izin impor produk pertanian dan peternakan serta sistem pertukaran surat keterangan asal barang secara elektronik.

Kementerian Perdagangan dan Industri Korea Selatan menyatakan bahwa pertemuan kedua komite bersama tersebut berlangsung di Seoul pada Rabu (28/10).

“Delegasi Korea Selatan dan Indonesia menghadiri pertemuan tersebut, masing-masing dipimpin oleh Park Geun-oh dari Kementerian Perdagangan dan Industri Korea Selatan dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan, Johni Martha,” lapor kantor berita KBS, Rabu.

CEPA Korea Selatan-Indonesia yang mulai berlaku pada 2023 mencakup perdagangan barang dan jasa, serta investasi dan kerja sama ekonomi.

Kedua negara kembali menggelar pertemuan Komite Bersama CEPA setelah hampir tiga tahun sejak pertemuan pertama pada Desember 2023.

Langkah ini merupakan tindak lanjut kesepakatan dalam KTT bilateral April lalu untuk mengadakan pertemuan secara rutin demi meningkatkan efektivitas pelaksanaan CEPA dan pemanfaatannya oleh perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas perkembangan izin impor daging unggas asal Indonesia dan produk susu asal Korea Selatan, serta mengevaluasi penerapan sistem pertukaran surat keterangan asal barang secara elektronik.

Selain itu, kedua negara juga sepakat menjajaki kerja sama untuk meningkatkan pemanfaatan CEPA dan terus berkomunikasi mengenai pelaksanaannya guna memperluas perdagangan serta kerja sama ekonomi bilateral. ils/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Porprov Jateng Memakan Korb...
Megapolitan
Pemkab Tangerang Terima Hib...

24 Arena Sudah Siap Digunakan untuk Forprov

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
24 Arena Sudah Siap Digunak...
Nasional
Kementan Perkuat Pencegahan...
Luar Negeri
30 Orang Tewas - Gerbong Ha...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo Usai S...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.