Kanada Agresif Bidik Pasar Ekonomi UEA
Rabu, 28 Okt 2026, 22:14 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: Abu Dhabi Media Office
HAMILTON - Kanada dan Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), Selasa (27/10), serta meluncurkan kemitraan strategis.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan bertemu di Ottawa untuk menghadiri upacara penandatanganan perjanjian tersebut, menurut pernyataan dari Kantor PM Kanada.
Kunjungan tersebut menjadi yang pertama bagi Putra Mahkota Abu Dhabi ke Kanada, lanjut pernyataan tersebut.
Pertemuan tersebut tersebut merefleksikan momentum kuat yang telah dibangun sejak kunjungan PM Carney ke Uni Emirat Arab pada November lalu.
"Sekaligus menekankan pentingnya memperdalam kemitraan yang saling percaya antara Kanada dan Uni Emirat Arab, serta meningkatkan kerja sama ekonomi di tengah dunia yang semakin berbahaya dan terpecah belah," kata pernyataan tersebut.
CEPA, yang dapat dinegosiasikan dalam waktu singkat selama 47 hari, akan memperkuat hubungan ekonomi, memperluas peluang perdagangan, dan mendukung kemakmuran jangka panjang di kedua negara.
Para pemimpin juga menyambut baik peluncuran Kemitraan Strategis Kanada-Uni Emirat Arab, yang akan membentuk kerangka kerja sama lebih mendalam di berbagai prioritas bersama, termasuk perdagangan dan investasi, energi, inovasi, pertahanan, dan keamanan, serta pembangunan berkelanjutan.
Guna memajukan kemitraan tersebut, Kanada dan Uni Emirat Arab menandatangani beberapa nota kesepahaman untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang utama, termasuk energi, pertahanan, serta pembelajaran dan pengembangan diplomatik.
PM Carney dan Syekh Khaled juga menyambut baik kemajuan yang dicapai terkait komitmen bersejarah Uni Emirat Arab untuk berinvestasi sebesar 70 miliar dolar AS di Kanada, termasuk peluang mewujudkan investasi besar di bidang energi, infrastruktur transportasi, dan teknologi.
Kedua pemimpin tersebut bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan global, termasuk situasi di Timur Tengah serta isu-isu berkaitan dengan keamanan maritim, perdamaian, dan keamanan internasional.
Mereka menegaskan kembali komitmen terhadap dialog, stabilitas regional, kebebasan navigasi, dan kerja sama multilateral yang efektif, demikian pernyataan tersebut. Kedua pemimpin pun sepakat untuk tetap menjalin komunikasi yang erat. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!