Jelang Natal dan Tahun Baru, Perum Bulog Papua Siapkan 43.500 Ton Beras
Rabu, 28 Okt 2026, 13:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
JAYAPURA – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Wilayah Papua menyiapkan pasokan beras sekitar 43.500 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), dengan mempercepat pengiriman serta distribusi ke sejumlah wilayah di Tanah Papua.
Pimpinan Bulog Papua, Chairul Mazhar, di Jayapura, Rabu (28/10), mengatakan stok beras yang tersedia saat ini sekitar 15.000 ton, sementara pasokan tambahan yang akan tiba sekitar November itu sekitar 28.500 ton.
“Kemudian ada juga pasokan yang sedang dalam perjalanan saat ini lebih dari 25.600 ton untuk itu kami terus menjaga ketersediaan stok,” katanya.
Menurut Chairul, tambahan pasokan tersebut didatangkan dari luar Papua dengan tetap menggunakan beras produksi dalam negeri. Langkah ini dilakukan karena produksi beras di Merauke pada 2026 belum optimal untuk memenuhi kebutuhan wilayah.
“Dengan total ketersediaan beras saat ini sekitar 43.500 ton tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi kebutuhan yang mencapai sekitar 35.000 ton, sehingga stok diperkirakan mencukupi untuk menghadapi periode Nataru,” ujarnya.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya juga terus melakukan pengiriman beras ke berbagai wilayah kerja Bulog se-Tanah Papua terutama daerah-daerah yang menghadapi kendala akibat kabut.
“Seperti ke wilayah Pegunungan, terutama Kabupaten Jayawijaya dan sejumlah daerah di Papua Tengah kini sedang menghadapi kendala akibat kabut asap sehingga mengganggu penerbangan. Oleh sebab itu kami sedang menyiapkan langkah alternatif guna melakukan pengiriman melalui jalur darat menuju Wamena,” katanya lagi.
Dia menambahkan memang perjalanan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat hari namun hal itu merupakan salah satu akses apabila kondisi penerbangan belum memungkinkan.
“Dengan penguatan stok dan percepatan distribusi, kami berharap kebutuhan pangan masyarakat di seluruh wilayah Papua dapat terpenuhi, termasuk daerah yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!