Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemkab Lampung Selatan Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal

27 Selasa, 27 Okt 2026, 05:55 WIB | Oleh:
Pemkab Lampung Selatan Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal Pemkab Lampung Selatan Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal Doc: antara foto
Ket. Workshop pelatihan kewirausahaan UMKM dan desain berbasis wastra daerah yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lampung Selatan di Ballroom Universitas Indonesia Mandiri, Kecamatan Penengahan, Senin (26/10).

LAMPUNG SELATAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel), mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengembangkan inovasi, memperkuat identitas budaya, serta meningkatkan kualitas produk lokal untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Upaya tersebut dilakukan melalui workshop pelatihan kewirausahaan UMKM dan desain berbasis wastra daerah yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lampung Selatan di Ballroom Universitas Indonesia Mandiri, Kecamatan Penengahan, Senin (26/10).

Perancang busana sekaligus Direktur Kreatif IKAT Indonesia Didiet Maulana yang hadir sebagai narasumber, Senin, mengatakan produk lokal perlu memiliki karakter dan keunikan agar mampu bersaing di tengah perkembangan tren dan kebutuhan pasar.

“Setiap pelaku usaha memiliki keterampilan, pengalaman, pengetahuan, dan karakter yang berbeda. Potensi tersebut dapat menjadi dasar untuk membangun identitas produk yang kuat,” ujar Didiet.

Menurutnya, pelaku UMKM dan perajin perlu menggali potensi lokal sebelum menentukan arah pengembangan produk, termasuk melalui inovasi desain, pemilihan bahan, warna, bentuk, dan fungsi tanpa menghilangkan nilai budaya yang melekat.

Ia mencontohkan kain tapis yang dapat dikembangkan tidak hanya berdasarkan motif dan tampilannya, tetapi juga dengan mengangkat keterampilan perajin, proses pembuatan, waktu pengerjaan, serta makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Pendekatan tersebut dapat memberikan nilai tambah karena konsumen tidak hanya mempertimbangkan bentuk dan harga produk, tetapi juga keunikan serta cerita di balik proses pembuatannya.

Selain inovasi produk, Didiet menekankan pentingnya pemahaman terhadap pasar. Pelaku UMKM didorong memanfaatkan media sosial untuk mengamati tren, memahami respons konsumen, dan mengidentifikasi peluang pemasaran.

Ia juga mengingatkan agar pelaku usaha tidak hanya mengandalkan pameran atau promosi yang difasilitasi pihak lain, tetapi aktif membangun jejaring, memperkenalkan produk, dan menjangkau calon konsumen melalui berbagai saluran pemasaran.

Kolaborasi antarpelaku usaha, lanjutnya, juga diperlukan untuk memperkuat kapasitas produksi dan mengembangkan gagasan. Melalui komunitas, perajin dapat bertukar pengalaman serta berbagi pekerjaan ketika menerima pesanan dalam jumlah besar, dengan tetap menjaga koordinasi dan standar kualitas.

Di Lampung Selatan, potensi pengembangan produk kreatif berbasis budaya mencakup kain tapis, Inuh, sulam usus, kerajinan anyaman, hingga kuliner lokal.

Berbagai potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi produk unggulan melalui penguatan identitas, inovasi desain, peningkatan kualitas, dan strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap pelaku UMKM dan perajin mampu mengoptimalkan kekayaan budaya daerah menjadi produk yang memiliki ciri khas, nilai tambah, serta daya saing sehingga berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus mendukung keberlanjutan usaha lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Pelaksanaan tes kemampuan a...
Nasional
Dampak angin puting beliung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.