Pelita Air Percayakan Perawatan Airbus A320 kepada MTU Maintenance dan KarbonMRO
Selasa, 27 Okt 2026, 17:07 WIBJAKARTA - Sebagai komitmen untuk meningkatan kenyamanan kepada pelayanan Pelita Air memperkuat ekosistem perawatan armada Airbus A320 bersama dua mitra global, MTU Maintenance dan KarbonMRO. Melalui kesepakatan yang diresmikan dalam ajang Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) Asia-Pacific 2026 baru-baru ini di Singapura, Pelita Air memadukan kebutuhan pemeliharaan mesin dengan pengembangan kapabilitas teknis masa depan.
Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi mengatakan proses pemeliharaan, perbaikan, dan perawatan pesawat secara menyeluruh ini membutuhkan perencanaan jangka panjang, tenaga ahli, serta ketersediaan fasilitas dan suku cadang. Kesiapan inilah yang menjadi salah satu tulang punggung Pelita Air dalam menjaga ketepatan waktu (On-Time Performance/OTP).
âSetiap pihak memiliki kompetensi yang dapat saling melengkapi. Dengan memperluas akses terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis yang mumpuni, kami ingin memastikan armada pesawat Pelita Air selalu dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan pelanggan,â ujar Faik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10).
Ia menambahkan kerja sama dengan MTU Maintenance disepakati untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Fokusnya adalah merawat mesin CFM56-5B yang menggerakkan 16 pesawat Airbus A320 Pelita Air.
Bagi Pelita Air, kata Faik, maskapai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), investasi di balik pintu hanggar ini bermuara pada satu hal mendasar: kepercayaan pelanggan.
âPelita Air mengerti bahwa yang dibutuhkan pelanggan bukan sekadar tiket terbang, tapi kepastian dan ketenangan dalam perjalanan. Kami ingin mereka tahu bahwa setiap perjalanan didukung oleh armada yang andal. Karena itu, kesiapan pesawat terus kami jaga agar pelanggan bisa menjalankan rencananya dengan tenang,â ujarnya.
President & CEO MTU Maintenance, Gert Wagner mengatakan  pertumbuhan pasar penerbangan di Asia-Pasifik perlu diiringi dengan peningkatan perhatian perusahaan terhadap kebutuhan pelanggannya.
âKami bangga dapat menghadirkan keahlian global kami untuk mendukung Pelita Air. Kami menantikan kerja sama yang erat dengan tim Pelita Air untuk memastikan keandalan armadanya,â katanya.
Jika kolaborasi dengan MTU Maintenance berfokus pada dukungan perawatan mesin, kesepahaman dengan KarbonMRO membuka ruang pengembangan sumber daya manusia, pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas dan dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.
Co-Founder & Managing Director KarbonMRO, Kevin Teoh menjelaskan melalui nota kesepahaman ini, pihaknya melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan ini.
Â
âSelain kerja sama teknis dan operasional, kami berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan, sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,â katanya.
Kevin juga menyoroti pentingnya pengembangan tenaga ahli di balik kerja sama teknis tersebut.
- MRO
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.