Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Ekosistem Air, KPKP Jakbar 'Panen' 3.604 Ekor Ikan Sapu-sapu

27 Selasa, 27 Okt 2026, 05:05 WIB | Oleh:
Jaga Ekosistem Air, KPKP Jakbar 'Panen' 3.604 Ekor Ikan Sapu-sapu Jaga Ekosistem Air, KPKP Jakbar 'Panen' 3.604 Ekor Ikan Sapu-sapu Doc: antara foto
Ket. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melakukan penangkapan besar-besaran terhadap ikan sapu-sapu.

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat mencatat sebanyak 3.604 ekor ikan sapu-sapu dengan berat total 1.190 kilogram berhasil "dipanen". Langkah ini untuk menjaga ekosistem sejumlah perairan di wilayah Jakbar selama 2026.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat Bety Rahmawati, mengatakan operasi penangkapan dilakukan untuk menekan populasi ikan sapu-sapu yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, termasuk habitat ikan lokal serta dasar dan tepi sungai.

“Operasi penangkapan ikan sapu-sapu bertujuan untuk menekan populasi ikan secara cepat dan mencegah penyebarannya lebih luas,” ujar Bety saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (26/10).

Dilanjutkan Bety, hasil penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan sesuai prosedur yakni dimatikan dan dikubur di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan. Langkah ini dilakukan agar ikan tidak kembali ke perairan, dan tidak diperjualbelikan.

Bety merinci, penangkapan tersebut tersebar di sejumlah titik perairan wilayah Jakarta Barat, mulai dari Kali TSI, Waduk Bojong, Kali Pesanggrahan, Kali Semongol, Kali Banjir Kanal Barat, Kali Angke, serta beberapa titik lainnya.

Diketahui, ikan sapu-sapu memiliki sifat invasif sehingga berbahaya bagi populasi ikan lain. Selain itu, spesies ikan ini juga membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh.

Disebutkan pula bahwa ikan sapu-sapu juga kerap diburu oknum tertentu untuk dijadikan olahan seperti siomay, padahal banyak dari ikan itu mengandung bakteri E. coli atau Salmonelle dan lebih parahnya lagi logam berat seperti timbal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemenhub Perkuat Keselamata...
Megapolitan
Gerak Cepat Jaga Ekosistem ...
Advertisement
Kabar Gembira, Harga Tiket Pesawat Natal-Tahun Baru Turun hingga 13 Persen

Kabar Gembira, Harga Tiket Pesawat Natal-Tahun Baru Turun hingga 13 Persen

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.