Gerak Cepat Jaga Ekosistem Perairan, 3.604 Ikan Sapu-Sapu Ditangkap

Selasa, 27 Okt 2026, 05:16 WIB

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat mencatat sebanyak 3.604 ekor ikan sapu-sapu dengan berat total 1.190 kilogram berhasil ditangkap guna menjaga ekosistem sejumlah perairan di wilayah Jakbar selama 2026.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat Bety Rahmawati, mengatakan operasi penangkapan dilakukan untuk menekan populasi ikan sapu-sapu yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan, termasuk habitat ikan lokal serta dasar dan tepi sungai.

Ket. Foto: Penangkapan ikan sapu-sapu di Kali Taman Semanan Indah, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (17/4). — Sumber: Antara foto

“Operasi penangkapan ikan sapu-sapu bertujuan untuk menekan populasi ikan secara cepat dan mencegah penyebarannya lebih luas,” ujar Bety saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dilanjutkan Bety, hasil penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan sesuai prosedur yakni dimatikan dan dikubur di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kembangan. Langkah ini dilakukan agar ikan tidak kembali ke perairan, dan tidak diperjualbelikan.

Bety merinci, penangkapan tersebut tersebar di sejumlah titik perairan wilayah Jakarta Barat, mulai dari Kali TSI, Waduk Bojong, Kali Pesanggrahan, Kali Semongol, Kali Banjir Kanal Barat, Kali Angke, serta beberapa titik lainnya.

Diketahui, ikan sapu-sapu memiliki sifat invasif sehingga berbahaya bagi populasi ikan lain. Selain itu, spesies ikan ini juga membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh.

Disebutkan pula bahwa ikan sapu-sapu juga kerap diburu oknum tertentu untuk dijadikan olahan seperti siomay, padahal banyak dari ikan itu mengandung bakteri E. coli atau Salmonelle dan lebih parahnya lagi logam berat seperti timbal.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.