Dedi Mulyadi Targetkan Normalisasi Kali CBL Rampung Tahun Ini untuk Tekan Risiko Banjir Bekasi
Selasa, 27 Okt 2026, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Kabupaten Bekasi - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) sepanjang 16 kilometer yang melintasi tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi segera dituntaskan pada tahun ini untuk mengurangi risiko banjir.
Normalisasi sungai yang melintasi Kecamatan Cibitung, Tambun Utara, dan Sukawangi tersebut kini menyisakan pengerjaan sepanjang satu kilometer.
“Harus kelar tahun ini. Butuh biaya berapa untuk sisanya? Rp2 miliar itu selesai lah sama Kabupaten Bekasi saja,” kata Dedi saat meninjau lokasi pekerjaan di Kabupaten Bekasi, Senin (26/10).
Selain meminta percepatan penyelesaian normalisasi, Dedi menyoroti keberadaan tiga jembatan di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, yang dinilai berpotensi menghambat aliran air menuju Kali CBL.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan siap membantu pembangunan kembali jembatan tersebut setelah dilakukan pembongkaran untuk mengoptimalkan kapasitas aliran sungai.
Pemprov Jawa Barat juga siap membantu normalisasi Kali Mati di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, yang mengalami sedimentasi cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian aliran sungai berubah fungsi menjadi kebun warga.
Menurut Dedi, penanganan perlu segera dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air sekaligus mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian masyarakat.
“Ini kan darurat dan hujan ke depan tidak bisa kita prediksi. Nanti kita gunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT). Kalau tidak selesai tahun ini, kita lanjutkan tahun depan,” ujarnya.
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyambut positif dukungan pemerintah provinsi dalam mempercepat penanganan banjir. Ia memastikan pemerintah kabupaten akan segera memenuhi kebutuhan anggaran yang masih diperlukan agar normalisasi Kali CBL dapat diselesaikan sesuai target.
“Kita akan selesaikan normalisasi Kali CBL tahun ini dan kekurangan anggarannya akan segera kita selesaikan tahun ini juga sehingga normalisasi dari Cikarang hingga pertemuan Kali Bekasi ini bisa cepat tuntas,” kata Asep.
Asep juga menyambut dukungan provinsi terhadap rencana normalisasi Kali Mati yang akan dilakukan secara bertahap, mulai dari Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, hingga Kecamatan Cabangbungin.
Ia menilai pemulihan fungsi sungai tersebut penting bagi masyarakat, khususnya di wilayah utara Kabupaten Bekasi, untuk menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian.
“Mudah-mudahan ini terlaksana dengan baik. Untuk rumah yang terkena imbas, nanti saya dengan Pak Gubernur menyiapkan solusinya. Yang penting Kali Mati bisa berfungsi kembali,” ujarnya.
Asep berharap percepatan normalisasi Kali CBL dan Kali Mati dapat meningkatkan kapasitas aliran sungai, mengurangi hambatan akibat sedimentasi, serta memperkuat upaya penanganan banjir yang kerap melanda Kabupaten Bekasi.
“Insya Allah saat banjir tiba nanti debitnya akan berkurang sehingga banjir akan lebih terkendali berikut dampaknya yang dapat diminimalisir,” kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!