Menkomdigi Meutya Hafid Apresiasi Layanan Cek Kesehatan Gratis Wartawan Senior

Selasa, 27 Okt 2026, 00:22 WIB

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengapresiasi penyelenggaraan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi jurnalis senior. 

Saat menghadiri kegiatan CKG bagi anggota Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (26/10), ia menyampaikan perlunya tes kesehatan bagi wartawan senior yang mungkin tidak sempat memeriksakan kesehatan karena tuntutan pekerjaan.

Ket. Foto: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (tengah) menyaksikan peserta yang mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi wartawan senior. — Sumber: MSS/Koran Jakarta

Meutya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian juga mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi wartawan senior perlu diikuti dengan upaya tindak lanjut.

"Justru tidak lanjut ini yang membuat CKG menjadi penting. Kita perlu memberikan perhatian dan memastikan ada tindak lanjut dari pertemuan kita hari ini," katanya.

Menurut dia, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini risiko penyakit perlu ditindaklanjuti dengan upaya untuk memastikan peserta kegiatan CKG bisa mengakses layanan medis yang diperlukan setelahnya.

Layanan CKG bagi anggota SWSI mencakup deteksi dini risiko penyakit, konsultasi dengan tenaga medis profesional, serta edukasi mengenai pola hidup sehat.

Meutya mengemukakan pentingnya kesehatan bagi wartawan, yang tugasnya dalam menyajikan informasi kepada publik mencakup meliput, memahami konteks, dan melihat beragam perspektif.

Dia juga menyampaikan bahwa para wartawan yang sudah senior perlu menjaga kesehatan agar bisa terus membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka kepada para junior mereka.

"Kami berharap ke depan bisa ada kegiatan bersama Komdigi untuk membagikan prinsip-prinsip awal jurnalistik kepada wartawan yang lebih muda. Pengalaman dan perspektif para wartawan senior sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas informasi publik," katanya.

"Pada prinsipnya, pesan kita sederhana. Wartawan yang sehat akan membantu negara menjadi kuat. Bapak dan Ibu sekalian masih sangat dibutuhkan untuk memberikan pencerahan melalui informasi yang benar, memiliki perspektif, dan berdampak baik bagi masyarakat," demikian Meutya Hafid.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam CKG kali ini, wartawan paling senior yang datang umurnya mencapai 86 tahun. Hal itu, katanya, sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di mana pemerintah berupaya meningkatkan usia harapan hidup dari 72 ke 76 tahun.

Dengan CKG, katanya, berbagai faktor risiko dapat dideteksi lebih awal, sehingga bisa dicegah agar tidak sampai memburuk menjadi empat penyebab kematian terbesar.

"Nah gimana caranya, kita cari penyakit apa sih yang paling banyak membuat orang meninggalnya cepet. Nomor 1 stroke, nomor 2 jantung, nomor 3 kanker, nomor 4 ginjal," katanya.

  • cek kesehatan gratis
  • meutya hafid
  • budi gunadi sadikin
  • komdigi
  • wartawan senior

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.