Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNESCO Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Literasi Media dan Informasi

26 Senin, 26 Okt 2026, 21:55 WIB | Oleh:
UNESCO Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Literasi Media dan Informasi UNESCO Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Literasi Media dan Informasi Doc: UNESCO

JAKARTA - Pekan Literasi Media dan Informasi Global 2026 berlangsung pada 24-31 Oktober untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi informasi. UNESCO mengusung tema We All Play a Part - Media and Information Literacy for the People untuk mendorong keterlibatan berbagai pihak.

Dilansir dari laman United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), peringatan tahunan ini menjadi momentum untuk memperkuat literasi media dan informasi di seluruh dunia. Kegiatan tersebut juga mendorong berbagai negara mengembangkan program literasi yang sesuai dengan tantangan informasi saat ini.

UNESCO menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam rangkaian kegiatan tahun ini. Pesertanya mencakup pembuat kebijakan, pendidik, peneliti, jurnalis, generasi muda, kreator konten, dan organisasi masyarakat sipil.

Tema tahun ini menekankan bahwa setiap orang memiliki peran dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Masyarakat dapat berkontribusi dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Perkembangan teknologi digital memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses informasi dan berkomunikasi dengan lebih mudah. Namun, kemudahan tersebut juga meningkatkan risiko penyebaran disinformasi, perundungan siber, dan pelanggaran privasi.

UNESCO menekankan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat literasi media dan informasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Asisten Direktur Jenderal UNESCO untuk Komunikasi dan Informasi, Mariya Gabriel, menyoroti pentingnya kerja sama dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.

“Literasi media dan informasi merupakan komitmen bersama yang membutuhkan kerja sama lintas negara, sektor, dan komunitas. UNESCO mengambil langkah penting untuk menyatukan masyarakat dan organisasi dalam mewujudkan gagasan menjadi aksi nyata,” ujar dia dalam keterangan tertulis dikutip, Senin (26/10).

UNESCO juga menilai literasi media dan informasi penting untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan tersebut. Kemampuan ini memungkinkan masyarakat mengevaluasi sumber, memahami isi pesan, dan menggunakan informasi secara bertanggung jawab.

Di Indonesia, UNESCO menyelenggarakan kegiatan bertajuk Media and Information Literacy for Safer, More Responsible and Inclusive Digital Participation. Agenda tersebut berlangsung pada 26-27 Oktober 2026 di Jakarta melalui seminar dan pelatihan tatap muka.

Kegiatan tersebut berfokus pada penguatan literasi media untuk mendukung partisipasi digital yang aman dan inklusif. Program tersebut juga mendorong kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga integritas informasi.

UNESCO juga menjadwalkan lokakarya nasional tentang penanggulangan disinformasi pada 29 Oktober 2026. Kegiatan ini membahas filter bubbles dan echo chambers yang dapat mempengaruhi cara masyarakat menerima informasi.

Lokakarya tersebut juga direncanakan menjadi momentum peluncuran panduan keluarga berbahasa Indonesia berjudul Family Guide for the Digital Age. Panduan ini membantu keluarga mendampingi anak dalam menghadapi tantangan dan risiko di lingkungan digital. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Kemnaker: BSU 2026 Masih Dikaji

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemnaker: BSU 2026 Masih Di...

DPR Dukung Penindakan Tegas Pelaku Karhutla

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
DPR Dukung Penindakan Tegas...
Megapolitan
Polda Metro Gelar Operasi P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.