Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

PPRO Lengkapi Susunan Direksi dan Ubah Nomenklatur Jabatan Direksi di RUPSLB 2026

26 Senin, 26 Okt 2026, 15:52 WIB | Oleh:
PPRO Lengkapi Susunan Direksi dan Ubah Nomenklatur Jabatan Direksi  di RUPSLB 2026 PPRO Lengkapi Susunan Direksi dan Ubah Nomenklatur Jabatan Direksi  di RUPSLB 2026 Doc: istimewa
Ket. Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT PP Properti Tbk (PPRO) di Jakarta, pekan lalu.

JAKARTA- PT PP Properti Tbk (PPRO) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) di Auditorium Wisma Subiyanto, Jakarta, pada Kamis (22/10). Rapat dengan agenda Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan tersebut menyetujui pengangkatan direktur serta perubahan nomenklatur jabatan direksi untuk melengkapi susunan Direksi Perseroan.

RUPSLB dihadiri oleh pemegang saham dan/atau kuasanya yang mewakili 40.177.476.821 saham atau sekitar 65,14 persen dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan Perseroan. Rapat juga diselenggarakan dengan memfasilitasi partisipasi pemegang saham secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI. Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Adi Suryolaksono sebagai Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM, terhitung sejak ditutupnya RUPSLB. 
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui perubahan nomenklatur jabatan Direksi menjadi Direktur Keuangan serta Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM. 

Direktur Utama PPRO, Dyah Rahadyannie, menyampaikan bahwa penguatan susunan direksi diharapkan dapat mendukung koordinasi dan pelaksanaan strategi Perseroan secara lebih terarah, terutama dalam menyelaraskan pengelolaan bisnis, keuangan, dan sumber daya manusia.

“Transformasi membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan dan kolaborasi yang kuat di seluruh organisasi. Melalui susunan direksi ini, kami berkomitmen untuk memperkuat efektivitas pengelolaan usaha dan memastikan upaya penguatan fundamental Perseroan berjalan selaras dengan prioritas strategis Perseroan. Fokus kami adalah membangun fondasi usaha yang semakin sehat dengan meningkatkan kinerja keuangan guna mendukung pemulihan dan pertumbuhan yang berkelanjutan,” jelas Dyah.

RUPSLB turut mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Nurjaman sebagai Direktur Perseroan. PPRO menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi, pemikiran, serta dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatannya. Perubahan susunan direksi ini dilaksanakan dengan berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta memperhatikan kesinambungan pengelolaan usaha agar Perseroan tetap fokus menjalankan prioritas strategis dalam merespons berbagai tantangan yang dihadapi.

Dengan keputusan tersebut, susunan Pengurus Perseroan terhitung sejak ditutupnya RUPSLB adalah sebagai berikut. Fakhrul Ulum sebagai Komisaris Utama, Ronaldy Samuel Sinurat dan Abdul Rahman selaku Komisaris Independen. Sedangkan, jajaran direksi terdiri dari, Dyah Rahadyannie sebagai Direktur Utama, Ikhwan Putra Pradhana sebagai Direktur Keuangan dan Adi Suryolaksono sebagai Direktur Pengelolaan Bisnis dan HCM. 

Perkuat Tata Kelola

Ke depan, penyelarasan pengelolaan bisnis dan pengembangan sumber daya manusia diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan strategi usaha. PPRO akan terus mendorong kolaborasi antar fungsi agar pengambilan keputusan dan pelaksanaan program kerja semakin efektif serta responsif terhadap kebutuhan Perseroan.

“Kami menyadari bahwa kemajuan dibangun melalui langkah perbaikan yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Kepercayaan pemegang saham akan kami jaga dengan bekerja secara disiplin, memperkuat tata kelola, dan terus meningkatkan kualitas pengelolaan usaha. Kami optimistis PPRO dapat melanjutkan proses pemulihan dan membangun kesiapan untuk menangkap peluang pertumbuhan ke depan," pungkas Dyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.