Makro Ekonomi Jakarta Tengah Baik

Senin, 26 Okt 2026, 01:20 WIB

JAKARTA – Kondisi tekanan global tak sampai ke Jakarta. Ekonomi makro Jakarta dalam kondisi baik. “Hal itu dapat dilihat terdapat begitu banyak kegiatan global di Jakarta,” tandas Gubernur Jakarta Pramono Anung, Minggu (25/10).

Dia menyatakan acara Jakarta Running Festival (JRF), konser rapper dunia Kanye West bertajuk “Ye Live in Jakarta 2026” hingga Pestapora, bukti makroekonomi Jakarta sedang baik di tengah tekanan kondisi global. “Yang saya senang sekarang ini, secara makroekonomi Jakarta sedang baik-baik saja. Walaupun dunia lagi mengalami tekanan,” kata Pramono.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/10). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.=

Dia menuturkan, kondisi tersebut salah satunya tecermin dari berbagai acara besar yang terselenggara di Jakarta, mulai dari bidang musik hingga olahraga. Dia mencontohkan salah satu kegiatan tersebut adalah Jakarta Running Festival (JRF) yang diselenggarakan pada tanggal 24-25 Oktober. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat, baik dari dalam maupun luar negeri.

Selanjutnya, ada pula penyelenggaraan konser rapper dunia Kanye West bertajuk “Ye Live in Jakarta 2026” yang berhasil menarik sekitar 30.000 penonton dari mancanegara. Menurutnya, konser Ye dihadiri 60.000 penonton, di mana 30.000 penonton dari luar negeri. Ini luar biasa bagi ekonomi Jakarta.

Selain itu, Pramono menyinggung konser The Weeknd hingga festival musik Pestapora 2026 yang turut berkontribusi terhadap perekonomian Jakarta. Terlebih, sebagai catatan, perputaran transaksi Pestapora sendiri mencapai Rp250 miliar.

“Kemudian ada acara Pestapora di Kemayoran yang memberikan dampak Rp250 miliar lebih. Dari situlah, terus terang sekarang ini dalam kondisi tekanan ekonomi yang besar kepada Pemerintah Jakarta, kami melakukan terobosan untuk membangun Jakarta,” ucapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,52 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,29 persen. Menurut Pramono, capaian tersebut menunjukkan perekonomian Jakarta tetap mampu tumbuh meski berada di tengah tekanan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global

  • ekonomi jakarta

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.