Korpasgat Angkat Lima Pejabat TNI-Polri Jadi Warga Kehormatan
Senin, 26 Okt 2026, 15:32 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Kabupaten Bandung, Jawa Barat, -- Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) mengangkat lima pejabat TNI dan Polri sebagai warga kehormatan korps melalui prosesi pemberian piagam penghargaan yang dirangkaikan dengan demonstrasi kemampuan prajurit.
Pengangkatan lima pejabat tersebut berlangsung di Markas Komando (Mako) Korpasgat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin, berdasarkan keputusan Panglima Korpasgat yang ditetapkan dalam rangka pemberian penghargaan sebagai warga kehormatan korps.
"Keputusan Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat tentang pemberian penghargaan berupa piagam penghargaan sebagai Warga Kehormatan Korps Pasukan Gerak Cepat," demikian bunyi keputusan yang dibacakan dalam prosesi tersebut.
Lima pejabat yang menerima penghargaan tersebut, yakni Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali.
Rangkaian demonstrasi menampilkan kemampuan operasi khusus prajurit melalui infiltrasi menggunakan wingsuit dan terjun bebas (free fall), paramotor dan paratrike serta pemanfaatan drone pengintai dan drone kamikaze.
Demonstrasi tersebut juga memperlihatkan serbuan menggunakan kendaraan taktis hingga eksfiltrasi melalui metode Airborne Tactical Extraction Platform yang melibatkan helikopter NAS-332 Super Puma.
Setelah demonstrasi, kelima pejabat menerima Baret Korpasgat, Brevet Komando, Brevet Terjun Bebas Tempur (TBT), Brevet Anti Teror Lawan Bajak Udara (Albara) serta Pisau Komando Korpasgat sebagai bagian dari prosesi pengangkatan warga kehormatan.
Usai acara, kelima pejabat turut menuliskan pesan dan kesan bagi prajurit Baret Jingga Korpasgat untuk memotivasi peningkatan profesionalisme dan semangat pengabdian serta menjaga kehormatan satuan.
"Petikan keputusan ini disampaikan kepada yang berkepentingan untuk diketahui dan dipergunakan sepenuhnya," demikian bunyi bagian penutup keputusan tersebut.
Pengangkatan warga kehormatan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus simbol eratnya hubungan antarlembaga untuk memperkuat soliditas dan sinergi TNI-Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!