Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Konflik Yaman Bikin Sistem Layanan Kesehatan Berada di Ujung Tanduk

26 Senin, 26 Okt 2026, 16:13 WIB | Oleh:
Konflik Yaman Bikin Sistem Layanan Kesehatan Berada di Ujung Tanduk Konflik Yaman Bikin Sistem Layanan Kesehatan Berada di Ujung Tanduk Doc: AFP/Mohammed Huwais/Getty Images

JENEWA - Perseteruan di Yaman memaksa orang-orang mengungsi dari rumah mereka, sementara kelangkaan pasokan membebani layanan kesehatan di Provinsi Taiz, demikian disampaikan badan-badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (24/10).

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan lebih dari 256.000 orang telah mengungsi sejak awal Agustus 2026, ketika babak baru perseteruan pecah.

Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR) mengatakan tempat tinggal merupakan kebutuhan paling mendesak di antara keluarga yang baru mengungsi, diikuti oleh bantuan makanan dan uang tunai. Di lima provinsi di Yaman, lebih dari 2.000 keluarga pengungsi tidak memiliki tempat tinggal.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa kelangkaan bahan bakar, oksigen, obat-obatan, dan perlengkapan medis di Provinsi Taiz mengancam layanan kesehatan penyelamat jiwa. Di Kota Taiz saja, sebanyak 42 fasilitas kesehatan melaporkan kelangkaan akut, yang membahayakan operasi darurat, dialisis, perawatan intensif, serta layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

WHO mengatakan obat-obatan darurat telah tiba di Rumah Sakit Al-Thawra, sebuah rumah sakit besar di Kota Taiz, sementara pasokan medis tambahan masih berada di Aden, menunggu pengiriman ke daerah-daerah yang terdampak konflik segera setelah akses memungkinkan.

OCHA mengatakan bahwa meskipun ada pembatasan akses yang ketat, mitra-mitra kemanusiaan berupaya menjaga agar layanan esensial tetap berjalan. Sejak Agustus 2026, mereka telah menjangkau lebih dari 188.000 pengungsi, atau tiga dari lima rumah tangga pengungsi, dengan makanan, perlengkapan kebersihan, dan uang tunai darurat.

OCHA mengatakan bahwa akses kemanusiaan yang aman, berkelanjutan, dan tanpa hambatan sangat dibutuhkan agar pasokan esensial dan bantuan penyelamat jiwa dapat menjangkau orang-orang yang membutuhkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Garuda Belum Beres, Merger ...
Ekonomi
SKK Migas Gaspol, Potensi 1...
Megapolitan
Pemkot: Kekeringan Masih Me...
Ekonomi
ADBI Ingatkan RI, UKM Forma...
Ekonomi
BEI Gandeng Asing, Benahi K...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.