Hasil Panen Tak Sekadar Dijual Mentah! Pemkab Bogor Bantu Petani Tingkatkan Nilai Jual
Senin, 26 Okt 2026, 04:30 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Antara foto/HO Pemkab Bogor
KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memberikan bantuan sarana kepada kelompok tani untuk meningkatkan pengolahan dan produktivitas hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sejumlah sarana pertanian yang disalurkan meliputi bangunan dan mesin penggilingan padi serta alat pengering gabah untuk mendukung pengolahan hasil panen petani.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Minggu, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung program swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian.
"Ketahanan pangan harus kita dukung bersama-sama. Kita perlu terus bersinergi untuk menunjang program pemerintah pusat, di antaranya melalui swasembada beras, gerakan menanam bawang dan cabai, serta penanaman sayuran dan buah-buahan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di seluruh wilayah Kabupaten Bogor," ujarnya usai menyerahkan bantuan dalam puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-46 tingkat Kabupaten Bogor di Alun-alun Kabupaten Bogor.
Selain itu, Pemkab Bogor memberikan paket bantuan Penanganan Daerah Rentan Rawan Pangan (PDRP), peralatan pengolahan pangan lokal non-beras dan non-terigu, serta alat penunjang keamanan pangan untuk mendukung sertifikasi Prima 3.
Rudy menjelaskan penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, kelompok tani, hingga pelaku usaha di sektor pertanian dan perikanan.
Menurut dia, pemanfaatan lahan yang tersedia untuk menanam berbagai komoditas pangan menjadi salah satu langkah yang perlu terus didorong guna meningkatkan kemandirian pangan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa ketahanan dan kemandirian pangan merupakan bagian penting dari kekuatan suatu bangsa, sehingga upaya mewujudkan swasembada pangan harus menjadi tanggung jawab bersama.
Program penguatan sektor pangan di Kabupaten Bogor juga diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan produksi pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Bogor turut memberikan penghargaan kepada kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan sektor pangan.
Penghargaan yang diberikan meliputi Sertifikat Prima 3, Surat Keterangan Penerapan Penanganan yang Baik (SKPPB), serta penghargaan Taman Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) terbaik.
Rudy berharap bantuan sarana pertanian dan penguatan kolaborasi dengan kelompok tani dapat mengoptimalkan potensi pertanian lokal sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!