Cari Kambing Hitam Imbas Kalah dari Persija, Pelatih Persik Kritik Rumput Stadion JIS

Senin, 26 Okt 2026, 22:57 WIB

JAKARTA - Pelatih Kepala Persik Kediri Marcos Reina mengkritik kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin, setelah timnya menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Persija Jakarta di stadion tersebut pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27.

Pada laga tersebut, Persik sebagai tim tamu unggul terlebih dahulu lewat gol Imanol Garcia pada menit ke-10, sebelum mereka harus takluk dari Persija yang mampu bangkit berkat gol Denis Kolinger pada menit ke-64 dan Rizky Ridho pada menit ke-66.

Ket. Foto: Pelatih Persik Kediri Marcos Reina (kiri) dan perwakilan pemain Marcelo Djalo (kanan) dalam jumpa pers setelah pertandingan melawan tuan rumah Persija Jakarta di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Senin (26/10). Di laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/27 ini, Persik kalah dari Persija dengan skor 1-2. — Sumber: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

"Saya sangat bangga kepada tim dan para pemain. Mereka berjuang seperti singa di stadion ini, yang merupakan stadion luar biasa dan berkelas. Namun, kondisi rumputnya sangat buruk," kata Reina dalam jumpa pers setelah pertandingan di JIS, Senin (26/10).

Menurut Reina, kondisi rumput di JIS membuat kedua tim tak bisa menampilkan permainan terbaiknya. Hal ini juga yang menyebabkan ketiga gol di laga ini semuanya berawal dari situasi bola mati.

Reina menyebut, ciri khas permainan Macan Putih seperti melakukan umpan-umpan pendek dan mendominasi pertandingan tak bisa terlihat pada laga ini karena buruknya kualitas rumput di JIS.

Ia pun mengatakan situasi ini menyebabkan timnya mengubah cara bermain, dengan bermain lebih sederhana untuk mencetak gol dan setidaknya mendapatkan satu poin.

"Para pemain pantas mendapatkan apresiasi karena terus berjuang seperti ini dan mampu membuat Persija kesulitan hingga pertandingan berakhir. Saya bangga kepada tim," kata pelatih asal Spanyol itu.

"Tentu, saya tidak senang dengan hasil ini karena kami ingin setidaknya mendapatkan satu poin. Menurut saya, kami pantas mendapatkannya. Namun, inilah sepak bola," tambah dia yang menyebut Persija sebagai tim terbaik di liga saat ini.

Hal yang sama juga dikeluhkan perwakilan pemain, Marcelo Djalo. Ia mengatakan bahwa rumput di JIS membuat kedua tim harus beradaptasi keras di pertandingan untuk menampilkan permainan terbaik.

"Gol pertama kami tercipta melalui situasi bola mati, begitu juga dengan gol Persija. Gol yang menentukan kemenangan mereka juga berasal dari situasi bola mati," kata bek 33 tahun tersebut.

Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga untuk Persik yang menempatkan mereka di peringkat kesembilan dengan 10 poin. Di sisi lain, kemenangan yang diraih Persija membawa mereka kokoh sebagai pemuncak klasemen dengan 18 poin. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.