Gagal Manfaatkan Pole Position Akibat Cuaca Buruk, Veda Ega Pratama Langsung Bersiap Hadapi GP Malaysia

Minggu, 25 Okt 2026, 18:56 WIB

JAKARTA - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengalihkan fokus ke Moto3 Grand Prix Malaysia usai Grand Prix Australia dipastikan batal.

GP Australia yang berlangsung di Phillip Island, Minggu, diputuskan untuk tidak digelar mengingat kondisi kabut yang membuat helikopter keamanan tidak dapat beroperasi.

Ket. Foto: Pembalap Moto3 Veda Ega Pratama (depan) memacu motornya pada sesi kualifikasi di GP Australia yang berlangsung di Phillip Island, Sabtu (24/10). Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama mengalihkan fokus ke Moto3 Grand Prix Malaysia usai Grand Prix Australia dipastikan batal. — Sumber: X/Honda Racing Global

"Ini salah satu hari Minggu paling mengecewakan dalam hidup saya. Kami menunggu sejak pagi, dan akhirnya balapan dibatalkan,” kata Veda Ega Pratama dikutip dalam keterangan resmi, Honda Team Asia, Minggu (25/10).

“Ini hampir menjadi akhir pekan yang sempurna, tetapi sayangnya kami tidak bisa menuntaskannya dengan balapan. Kami akan mengambil semua hal positif dari sini dan bersiap menghadapi Grand Prix Malaysia,” ujar pembalap yang tergabung dalam Honda Team Asia tersebut.

Pembalap asal Yogyakarta tersebut berpeluang mendulang poin krusial dalam balapan di GP Australia mengingat dia memperoleh posisi terdepan.

Meski demikian, Veda tetap menilai akhir pekannya berjalan baik karena mampu beradaptasi dengan cepat di Phillip Island yang menjadi lintasan baru baginya.

Rookie Moto3 tersebut akan menjajal Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November.

GP Malaysia akan menjadi peluang Veda untuk kembali unjuk gigi mengingat dirinya juga digadang-gadang masuk dalam bursa peraih rookie of the year Moto3 2026.

Cuaca Buruk

Sebelumnya diberitakan, Veda Ega Pratama menghormati keputusan penyelenggara membatalkan balapan Moto3 Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu, akibat cuaca buruk.

"Saya menghormati keputusan dari pengawas balapan (race direction)," kata Veda, dikutip dari akun media sosial X Honda Team Asia, Minggu.

Pembalap asal Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu memahami keputusan tersebut meskipun sangat ingin menjalani balapan di Sirkuit Phillip Island.

Terlebih, Veda memiliki peluang memulai balapan dari posisi terdepan setelah menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi kedua (Q2), Sabtu (24/10).

Hasil tersebut menjadikan pembalap berusia 17 tahun itu sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi start terdepan (pole position) dalam satu seri balapan Grand Prix.

Pencapaian itu juga diraih Veda pada penampilan perdananya di Phillip Island bersama Honda Team Asia.

"Treknya menyenangkan," ujar Veda.

Veda mengaku kecewa karena pembatalan balapan membuatnya kehilangan kesempatan terakhir untuk berlomba di Phillip Island sebelum Grand Prix Australia dipindahkan ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide mulai 2027.

Sirkuit Phillip Island pertama kali menjadi tuan rumah Grand Prix Australia pada 1989.

"Saya sedih karena musim ini menjadi yang terakhir di Phillip Island. Ditambah lagi, saya mendapatkan pole position pertama saya di sini," kata Veda.

Dengan dibatalkannya balapan Moto3 Australia, Veda kini mengalihkan fokus ke Grand Prix Malaysia yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

"Saya tidak sabar balapan di Malaysia. Sampai jumpa di sana pekan depan," ujarnya.

Veda saat ini menempati peringkat kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 111 poin.

Ia berada satu posisi di atas pembalap Malaysia Hakim Danish dari tim Aeon Credit–MT Helmets–MSi yang mengumpulkan 103 poin.

Sementara itu, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles, telah memastikan gelar juara dunia Moto3 2026.

Quiles mengoleksi 351 poin di puncak klasemen dan tidak mungkin lagi terkejar oleh para pesaingnya meskipun masih tersisa empat seri, yakni Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia. Ant

  • Veda Ega Pratama

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.