Ada Rute Baru Wisata Jeep di Parangtritis, Kolaborasi dengan Wisata Agro
Minggu, 25 Okt 2026, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
YOGYAKARTA - Pelaku wisata jeep Gumuk Pasir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiapkan jalur baru di zona penyangga sisi barat yang menawarkan peluang pengembangan wisata agro bagi pengunjung.
Pelaku wisata jeep Gumuk Pasir Gombloh di Bantul, Minggu (25/10), mengatakan para pelaku wisata telah menyusun rute alternatif yang tidak lagi melintasi zona inti Gumuk Pasir.
“Pelaku jeep wisata Gumuk Pasir sudah membuatkan rute baru tanpa melalui zona inti Gumuk Pasir,” katanya.
Ia mengatakan rute baru tersebut menawarkan tantangan dan pengalaman yang lebih mengesankan dibandingkan jalur yang saat ini masih melintasi zona inti Gumuk Pasir.
“Jalur baru dirancang melewati kawasan pantai dan gumuk pasir di zona penyangga, sekaligus melewati lahan pertanian yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan,” ujarnya.
Gombloh menjelaskan wisatawan yang menggunakan jeep nantinya dapat singgah untuk membeli hasil pertanian yang dibudidayakan di kawasan sekitar Gumuk Pasir, seperti cabai, bawang merah, terong, tomat, hingga jambu mete.
“Lha ini kan ada destinasi baru, yakni agrowisata di lahan atau gumuk pasir. Wisatawan langsung beli dari petani dengan harga yang jauh lebih murah,” katanya.
Menurut dia, pengembangan jalur baru tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, tetapi juga membuka kesempatan bagi petani untuk memasarkan hasil panen secara langsung kepada pengunjung.
“Yang jelas rute baru sudah kita buat. Sudah kita berikan ke Pemkab Bantul, tinggal menunggu persetujuan saja,” ujarnya.
Terkait waktu penerapan, Gombloh mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari Pemerintah Kabupaten Bantul, khususnya Dinas Pariwisata yang selama ini berkomunikasi intensif dengan para pelaku wisata jeep.
“Setahu saya, mungkin awal bulan November 2026 mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Saryadi mengatakan rute baru tersebut diharapkan tetap menarik minat wisatawan karena menawarkan pengalaman berkendara yang tidak kalah menantang dibandingkan jalur sebelumnya.
“Rute baru yang kita buat itu juga tidak kalah menantang dan menarik daripada rute lama,” katanya.
Saryadi mengatakan pemindahan rute akan dilaksanakan setelah persiapan selesai dan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Bantul atau pihak yang berwenang, menerbitkan keputusan terkait pelaksanaannya.
“Kalau harapan saya ya akhir bulan Oktober atau awal November segera dimulai,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!