Tingkatan Kualitas Layanan di BPLJSKB, Kemenhub Luncuran VTA Online Versi 2.0
Kamis, 22 Okt 2026, 08:05 WIBBEKASI - Sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan khususnya layanan pengujian tipe kendaraan bermotor di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) maka Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan peluncuran atau soft launching Vehicle Type Approval (VTA) Online Versi 2.0.
"Transformasi layanan menggunakan sistem online telah dimulai 10 tahun yang lalu dengan diluncurkannya VTA Online versi 1.0. Transformasi ini berhasil mengubah sistem manual yang telah berlangsung selama puluhan tahun menjadi sistem digital yang jauh lebih efektif dan efisien," jelas Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat), Ernita Titis Dewi dalam keterangan tertulisnya, kemarin.
Ia juga menyebut bukti nyata dari keberhasilan transformasi ini ialah dengan tercapainya pendapatan dari PNBP hingga di atas Rp 1 triliun pada tahun sejak tahun 2019. Demikian pula aspek kecepatan, transparansi, dan ketertelusuran layanan menjadi lebih baik.
Pada kesempatan yang Direktur Sarana Transportasi Jalan Yusuf Nugroho mengatakan adanya VTA Online 2.0 merupakan penyesuaian terhadap kebutuhan layananan. Solusi untuk meningkatkan sistem pelayanan publik karena digitalisasi ini sudah dimulai sejak diterbitkannya PM 144 tahun 2015 tentang Layanan Uji Tipe Kendaraan Bermotor Secara Online.
"Seluruh proses bisnis pelayanan hanya perlu diunggah dan tidak perlu hadir fisik kecuali untuk proses pengujian. Setiap perusahaan atau mitra dapat memantau dan memonitor perkembangan pelayanan hanya melalui sistem dan itu sangat memberikan kemudahan. Implementasi sepenuhnya dari versi terbaru ini akan dilaksanakan mulai bulan Desember 2026," ujar Yusuf.
Ia menjabarkan bahwa pada VTA Online versi lama login dilakukan satu kotak, instruksi panjang dan captcha manual, form SPU panjang tanpa simpan otomatis, serta monitoring pasif dan verifikasi tunggal.
Sementara, dengan adanya VTA Online versi 2.0 memberikan pelayanan yang lebih baik dengan login dua panel modern, verifikasi bertingkat dan menggunakan QR-code, dashboard personalisasi, cek kesehatan profil, tracking SPU, form SPU rapi dengan draft otomatis, notifikasi berkas terhenti lebih dari 7 hari, serta dapat mengecek tunggakan.
"Kami berharap pelayanan ini dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih baik bagi para customer khususnya industri kendaraan bermotor, hingga menjadi pendorong tumbuh dan berkembangnya industri otomotif di Indonesia," tutupnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.