• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • NextDev ke-12 Digelar Telk...

NextDev ke-12 Digelar Telkomsel untuk Kembangkan Inovasi Wirausaha Berbasis AI

Kamis, 08 Okt 2026, 17:30 WIB

JAKARTA - Program inkubasi bagi wirausahawan teknologi (technopreneurs) Indonesia, NextDev ke-12 kembali digelar Telkomsel yang mengembangkan solusi digital untuk menjawab isu sosial dan lingkungan.

Mengusung tema “AI-Powered Innovations”, NextDev tahun ini memprioritaskan para technopreneur yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi kecerdasan artifisial (AI) untuk menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan.

Ket. Foto: Telkomsel membuka ajang inkubasi bisnis NextDev ke-12 di Jakarta, Kamis (8/10). — Sumber: ANTARA/Farhan Arda Nugraha

"NextDev menjadi wadah bagi para technopreneur untuk membuktikan bagaimana teknologi, termasuk AI, dapat menjawab persoalan nyata," kata VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi di Jakarta, Kamis (8/10).

Pendanaan perusahaan digital rintisan di Indonesia tercatat menurun 94,8 persen sepanjang 2021–2025, sementara Indonesia baru memperoleh sekitar 4 persen dari pendanaan AI di Asia Tenggara.

Fahmi menjelaskan program NextDev berupaya mendukung pemanfaatan AI oleh technopreneurs lokal agar dapat ditopang dengan fundamental bisnis yang kuat, pemahaman pasar, dan solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

"Sebagai impact incubator, NextDev akan mendampingi mereka memperkuat teknologi, bisnis, dan dampak, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem Telkomsel,” ujar dia. 

NextDev ke-12 terdiri atas tiga tahap, yaitu Scouting, Academy, dan Summit. Sejak tahap Scouting, kurasi akan memprioritaskan solusi yang telah memanfaatkan atau mengeksplorasi AI. Penilaian mencakup performa bisnis, dampak, keunikan inovasi, serta kualitas dan kesiapan technopreneurs.

Sebanyak 20 technopreneurs terpilih akan mengikuti validasi dan pitching sebelum diseleksi menjadi 10 peserta NextDev Academy.

Mereka akan memperoleh pendampingan dari mentor di bidang teknologi dan AI, keuangan, pemasaran, serta produktivitas untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, memperkuat model bisnis, meningkatkan operasional, dan menciptakan nilai tambah melalui AI.

Sepuluh technopreneurs terbaik juga berkesempatan menjajaki kolaborasi bisnis dengan unit terkait di Telkomsel, mulai dari eksplorasi kebutuhan, pengembangan dan uji coba solusi, hingga peluang integrasi atau komersialisasi sesuai kesiapan dan relevansi masing-masing.

Perkembangan dan bukti dampak peserta kemudian akan dipresentasikan dalam NextDev Summit pada 2027.

Tahun ini, Roadshow NextDev di Jakarta, Makassar, Batam, Denpasar, Bandung, dan Yogyakarta turut menghadirkan Pitching Battle.

Technopreneurs lokal yang lolos kurasi awal dapat mempresentasikan solusinya di hadapan panel juri untuk memperoleh masukan, eksposur, dan peluang seleksi nasional.

Dalam 11 penyelenggaraan sebelumnya, NextDev telah menginkubasi 162 perusahaan digital dari 6.798 pendaftar dengan dukungan 2.316 ahli dan mentor.

Para alumninya terus berkembang melalui akselerasi dan kolaborasi dalam ekosistem Telkomsel, termasuk di bidang pertanian, pendidikan, investasi, mobilitas listrik, efisiensi energi, dan gim digital.

Technopreneurs dari seluruh Indonesia dapat mendaftarkan solusi digitalnya mulai 8 Oktober hingga 9 November 2026 melalui laman pendaftaran NextDev.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.