Survei Voxpol: Ekonomi Jadi Rapor Merah Pemerintah, Ketidakpuasan 51,6 Persen
Kamis, 22 Okt 2026, 17:18 WIBJakarta - Hasil Survei Nasional Voxpol Center periode 3-12 Oktober 2026 menunjukkan kinerja pemerintah pada sektor sosial dan budaya menjadi yang paling diapresiasi masyarakat dengan tingkat kepuasan mencapai 75,4 persen.
"Kinerja pemerintah paling diapresiasi pada sektor sosial dan budaya 75,4 persen, pertahanan dan keamanan 71,8 persen, serta kesehatan 70,7 persen," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi dalam kanal YouTube Voxpol Center, Kamis (22/10).
Sementara itu, sektor ekonomi dan kesejahteraan mencatat tingkat ketidakpuasan sebesar 51,6 persen. Posisi berikutnya ditempati sektor penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dengan tingkat ketidakpuasan sebesar 46,3 persen.
Dalam evaluasi terhadap sembilan sektor prioritas, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah pada bidang pendidikan tercatat sebesar 68,4 persen. Adapun, infrastruktur dan layanan dasar mencapai 59,6 persen, politik dan stabilitas nasional sebesar 56,6 persen, serta tata kelola pemerintahan sebesar 55,8 persen.
Sementara pada sektor ekonomi dan kesejahteraan, tingkat kepuasan masyarakat tercatat sebesar 47,7 persen.
Ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah tercatat pada aspek stabilitas nilai tukar rupiah, dengan persentase sebesar 56,4 persen. Berikutnya, ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi nasional mencapai 55 persen dan pengendalian harga kebutuhan pokok sebesar 54,4 persen.
Selain itu, ketidakpuasan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan tercatat sebesar 54,2 persen. Sementara itu, penciptaan dan penyediaan lapangan pekerjaan baru memperoleh tingkat ketidakpuasan sebesar 54,1 persen.
Pada aspek stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM), sebanyak 49,1 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
Survei nasional Voxpol Center dilaksanakan pada 3-12 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar ±2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Populasi survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih atau sudah menikah saat survei dilaksanakan. Sampel tersebar di 38 provinsi dan didistribusikan secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk.
Komposisi responden terdiri atas 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling untuk memastikan representasi populasi.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (face-to-face interview) menggunakan aplikasi berbasis Android. Untuk mengontrol kualitas data, sebanyak 20 persen responden diverifikasi ulang oleh koordinator wilayah dan 10 persen lainnya diverifikasi oleh tim pusat melalui telepon. Sistem pengendalian kualitas data dilakukan untuk memastikan akurasi, konsistensi, dan keandalan hasil survei.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menang 3-0 dari Bali united, Pelatih Sementara Persija Terbantu Dukungan Penonton di JIS
-
Tim Piala Dunia, Portugal Makin Mantap, Tutup Persiapan dengan Tundukkan Nigeria
-
Kutai Timur Siapkan Regulasi Pembangunan Dasar di Kawasan Taman Nasional Kutai
-
Inilah Daftar Pemenang Ajang Penghargaan Critics’ Choice Awards 2026
-
Parkir Jadi Sorotan saat Ajang Wayang Jogja Night Carnival, Dishub Buka Sejumlah Kantong di Malioboro
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.