Legislator Sebut Mekanisasi Atasi Krisis Tenaga Kerja Sektor Pertanian
Kamis, 22 Okt 2026, 15:42 WIBJAKARTA -- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hanan A. Rozak menilai mekanisasi pertanian menjadi solusi pemerintah mengatasi krisis tenaga kerja sekaligus menjaga produktivitas guna mencapai swasembada pangan berkelanjutan.
Menurut Hanan, petani kini semakin sulit memperoleh tenaga tanam terutama pada lahan pertanian luas, kondisi tersebut menghambat percepatan tanam apabila masih mengandalkan tenaga kerja secara manual sepenuhnya.
"Sekarang ini sangat sulit kita mencari tenaga tandur istilah saya tuh, terutama yang sawah-sawahnya yang luas 0,5 hektare, 1 hektare ke atas ya. Tenaga tanam tuh udah nggak ada lagi makanya program namanya mekanisasi pertanian, melalui mesin planter tuh sangat luar biasa kebijakan itu," kata Hanan dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Dia menilai langkah pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menghadirkan program mekanisasi melalui bantuan mesin planter untuk mendukung kegiatan budidaya petani merupakan kebijakan yang tepat dalam menjaga produktivitas pangan nasional.
Menurut dia, penggunaan mesin tanam mampu mempercepat pekerjaan sehingga lahan satu hektare dapat ditanami lebih efisien.
Hanan mengatakan tantangan serupa juga terjadi pada kegiatan panen karena tenaga panen tradisional semakin berkurang.
Akibatnya, sebagian petani harus menunggu giliran mesin hingga padi dipanen melewati waktu yang seharusnya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan alat mesin pertanian terus meningkat di berbagai sentra produksi.
Karena itu, Komisi IV DPR RI mendukung kebijakan pemerintah mempercepat modernisasi pertanian secara berkelanjutan nasional. Modernisasi pertanian diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memperbaiki produktivitas usaha tani masyarakat.
Ia juga meyakini transformasi pertanian perlahan akan menarik minat generasi muda memasuki sektor pertanian nasional.
Namun, Hanan mengingatkan tantangan pertanian tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dan mekanisasi semata saja.
"Jadi udah udah bener ini. Makanya kami di Komisi IV sangat mendukung kebijakan untuk modernisasi pertanian, ini sudah saatnya," tegasnya.
Menurutnya, sebagian besar petani masih mengelola lahan sempit sehingga skala ekonomi usaha perlu diperkuat pemerintah.
Ia menilai pemerintah telah menggerakkan berbagai kebijakan pendukung untuk memperkuat keberlanjutan pembangunan sektor pertanian nasional.
Hanan berharap penguatan irigasi, benih, pupuk, mekanisasi, kelembagaan dan penyuluhan terus dijaga secara berkelanjutan demi swasembada pangan yang berkelanjutan.
- SDM Pertanian
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.