Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti

Kamis, 22 Okt 2026, 20:00 WIB

BADUNG – Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana menyatakan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi dibandingkan sektor lainnya di Indonesia, yakni sebesar 11,83 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026.

“Di periode Januari hingga Agustus atau year-to-date, pertumbuhan sektor penyedia akomodasi, makan minum menjadi yang tertinggi dari semua sektor pertumbuhannya, yaitu tumbuh 11,83 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025,” kata Widiyanti saat pelepasan lulusan Wisuda Ke-32 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali di Kabupaten Badung, Kamis (22/10).

Ket. Foto: Ilustrasi-Aktivitas di salah satu hotel di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. — Sumber: ANTARA/ Nirkomala

Menurut dia, perkembangan tersebut menunjukkan besarnya potensi industri pariwisata dalam mendorong aktivitas ekonomi, termasuk usaha perhotelan, restoran, dan berbagai layanan yang menunjang kebutuhan wisatawan.

Widiyanti mengatakan kontribusi pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2025 mencapai 4,78 persen atau sekitar Rp1.138,9 triliun.

Pada semester pertama 2026, kontribusinya berada pada rentang 4,02 hingga 4,9 persen terhadap PDB nasional.

“Pada 2025, kontribusi pariwisata terhadap PDB mencapai 4,78 persen atau sekitar 1.138,9 triliun rupiah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peningkatan kepercayaan investor terhadap industri pariwisata. Realisasi investasi sektor tersebut meningkat 56,05 persen pada 2025, sedangkan pada semester pertama 2026 tumbuh 16,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan investasi dinilai membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam industri pariwisata, baik melalui pekerjaan profesional maupun kegiatan kewirausahaan. Pada 2025, sektor pariwisata menyerap 25,97 juta tenaga kerja.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pariwisata merupakan sektor ekonomi yang menjanjikan, baik sebagai pilihan karier profesional, ruang kewirausahaan, maupun tujuan investasi,” kata Widiyanti.

Ia berharap perkembangan industri tersebut dapat dimanfaatkan para lulusan Poltekpar Bali untuk membangun karier sekaligus meningkatkan kualitas layanan pariwisata Indonesia.

  • Akomodasi

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.